Page 50 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 50
GREEN PROPERTY
KONSEP RUMAH SEHAT TETAP
DIMINATI PASCA PANDEMI
SITUASI PANDEMI COVID-19 YANG TERJADI SEJAK LEBIH DARI DUA TAHUN TERAKHIR MENUNTUT MASYARAKAT UNTUK BERADAPTASI.
TAK TERKECUALI DALAM HAL MEMILIH HUNIAN, DIMANA KONSEP RUMAH SEHAT SEMAKIN DIMINATI HINGGA SAAT INI.
daptasi menciptakan banyak kebiasaan baru termasuk di Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Bambang Eka
sektor properti residensial. Masyarakat juga semakin kritis Jaya mengatakan saat ini banyak pengembang yang sudah mem-
pada desain rumah terutama pentingnya aspek cahaya bangun hunian sehat dan lingkungan hijau. Ke depan, tren tersebut
A dan sirkulasi udara. diperkirakan semakin tumbuh dan menjadi penting bagi pembeli
Sekretaris Jenderal Asosiasi Realestat Broker Indonesia (Arebi) termasuk investor properti.
Sulihin Widjaja mengatakan karena paradigma masyarakat terhadap “Terlebih end user (pembeli pengguna rumah) akan semakin
hunian sehat berubah maka pengembang juga perlu menyesuaikan kritis terhadap standar hunian dan lingkungan yang lebih sehat ini,”
produknya dengan kebutuhan pasar. katanya, baru-baru ini.
“Saya lihat sekarang banyak developer sudah beradaptasi juga Menurut dia, meski saat ini banyak orang sudah kembali bekerja
dan menyesuaikan bangunan rumah yang dipasarkan. Antara lain normal di kantor, namun hunian sehat tetap akan dicari karena
dengan membuat banyak ruang terbuka hijau, ceiling yang tinggi masyarakat juga sudah teredukasi dengan baik. Hunian sehat pun
untuk memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya matahari, serta bukan dianggap sekadar tren lagi, tetapi keharusan. Di sisi lain,
menyiapkan lantai khusus bagi penghuni untuk berjemur,” ujarnya pengembang memahami betul kebutuhan pasar sudah berubah
dalam sebuah diskusi, baru-baru ini. dan pentingnya mengakomdodir perubahan minat konsumen ter-
Sulihin meyakini tren hunian sehat ini akan terus berlanjut meski sebut.
pandemi makin mereda. Menurutnya, konsumen juga kerap memas- Direktur Utama Paramount Land, M. Nawawi menuturkan
tikan dulu kepada broker properti terkait komitmen pengembang bahwa pandemi telah mengubah cara pandang konsumen dalam
terhadap pengembang hunian sehat. menentukan rumah yang akan dibeli. Jika sebelumnya mencari
“Biasa kami sebagai perantara penjualan mengingatkan peng- rumah lebih memerhatikan aspek keindahan, keamanan dan kenya-
embang jika ada janji di awal kepada calon konsumen termasuk manan, maka sekarang konsumen justru mengedepankan keseha-
soal konsep rumah sehat. Broker posisinya hanya sebagai asesor tan mereka terutama soal pencahayaan dan kualitas udara.
untuk memastikan clean and clear baik dari pengembang maupun
konsumen,” ujarnya.
50 | Edisi 193, J anuari 2023 | Real Estat Indonesia
50 | Edisi 193, Januari 2023 | RealEstat Indonesia

