Page 49 - Majalah REI Edisi April 2023
P. 49

SEPUTAR DAERAH

                                            TEMU ANGGOTA REI DKI JAKARTA

                        KARENA PINJOL, MASYARAKAT


                            MAKIN SULIT PUNYA RUMAH




                                                                                     Beri Dukungan
                                                                                        Woro Kusumaningrum, Peneliti Eksekutif,
                                                                                     (Deputi Direktur) Departemen Penelitian dan
                                                                                     Pengaturan Perbankan OJK menegaskan se-
                                                                                     bagai  organisasi  yang  bertugas  melakukan
                                                                                     pengaturan dan pengawasan terhadap ke-
                                                                                     giatan jasa keuangan di sektor perbankan,
                                                                                     OJK  tetap  memberikan  dukungan  terhadap
                                                                                     pengembangan sektor properti dari sisi supply
                                                                                     (pasokan) maupun demand (permintaan) agar
                                                                                     lebih optimal dengan tetap menerapkan prinsip
                                                                                     kehati-hatian.
                                                                                        Pasca pandemi Covid-19, lanjutnya,
                                                                                     perkembangan kredit properti baik dari sisi
                                                                                     demand maupun supply terus menujukkan pe-
                                                                                     mulihan. Dari sisi supply, kredit sektor realestat
                                                                                     menunjukkan peningkatan. Hingga Januari
                                                                     FOTO-FOTO: DOK. REI
                                                                                     2023 tumbuh sebesar 18,6% (yoy). Sejalan
                nflasi dan kenaikan  suku  bunga menjadi   drivers, pendorong pertumbuhan ekonomi.   dengan itu, pertumbuhan kredit properti
                tantangan bagi pelaku industri properti   Peran BI, OJK dan perbankan harus betul-betul   (demand) cenderung stabil di sepanjang perio-
                dan masyarakat. Padahal, sejak tahun lalu,   tepat dalam melakukan identifikasi persoalan   de pandemi dan masih tumbuh positif sebesar
             Ikenaikan PPN, tarif dasar listrik dan BBM   lapangan yang terus berubah. Jangan (justru)   7,38% (yoy) pada Januari 2023. Pada periode
              yang bersamaan sudah berdampak pada dunia   sampai menghambat namun tetap dalam kori-  yang sama, NPL sektor realestat tercatat 2,02%
              usaha dan konsumsi masyarakat. Ditambah   dor memitigasi risiko yang ada,” ujarnya.  dan kredit properti tercatat 2,29%.
              lagi persyaratan pengajuan kredit pemilikan   Kegiatan temu anggota REI DKI Jakarta   “Pertumbuhan kredit pada sektor pro-
              rumah (KPR) yang lebih ketat dibandingkan se-  dengan tema “Relaksasi Kebijakan vs Mitigasi   perti tersebut karena didukung dengan ada-
              belumnya.                          Perbankan Paska Endemi untuk Kebangkitan   nya pengendalian risiko kredit yang relatif
                 “Bahkan, saking ketatnya, banyak peng-  Industri Properti” ini diikuti oleh 400 perusahaan   terkendali.  OJK  tetap  memberikan  dukungan
              ajuan KPR masyarakat ditolak. Kalau dulu,   anggota REI DKI Jakarta. Kegiatan tersebut   terhadap pengembangan sektor properti dari
              pengajuan KPR banyak ditolak karena  credit   menampung masukan dan usulan kepada re-  sisi supply maupun demand agar lebih optimal
              card, sekarang pengajuan KPR banyak ditolak   gulator dan mitra kerja untuk kelancaran roda   dengan tetap menerapkan prinsip kehati-ha-
              karena calon debitur terlilit utang pinjol (Pinja-  usaha anggota REI DKI Jakarta.  tian,” tambahnya. (Rinaldi)
              man Online). Belum lagi terhadap status kerja
              konsumen yang berubah dari karyawan tetap
              menjadi kontrak,” ungkap Arvin F. Iskandar,
              Ketua DPD REI DKI Jakarta dalam acara Temu
              Anggota REI DKI Jakarta, di Jakarta, Selasa (28/2).
                 Pengembang, lanjut Arvin, sangat berharap
              adanya solusi berupa dukungan kebijakan dari
              regulator dan  perbankan bagi para pelaku
              industri  properti.  Dengan  cara  memberikan
              relaksasi tanpa mengurangi upaya-upaya miti-
              gasinya.
                 Sementara itu, David Iman Santosa, Wakil
              Ketua DPD REI DKI Jakarta bidang Pembiayaan
              dan  Perpajakan  meminta  pemegang  otoritas
              terus berkoordinasi sehingga bisa menghasilkan
              terobosan berupa relaksasi pembiayaan yang
              tepat bagi pertumbuhan bisnis properti.
                 “Sektor properti terbukti sebagai  growth

                                                                                        RealEstat Indonesia  |  Edisi 195, Maret 2023   |   49
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54