Page 30 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 30

PERBANKAN


                                              CATAT SEJARAH
                PENYALURAN KREDIT BTN BAKAL



                             TEMBUS RP300 TRILIUN





           TAHUN 2022 DILALUI PT BANK TABUNGAN                         akil Direktur Utama BTN Nixon L.P Napitupulu mengatakan
           NEGARA TBK (BBTN) DENGAN GEMILANG. BANK                     pada 2022 aset bank diperkirakan akan tembus Rp400
                                                                       triliun dan laba bersih diestimasi  mencapai  Rp3  triliun
           KHUSUS PEMBIAYAAN PERUMAHAN INI BERHASIL          W (unaudited). Capaian itu di atas konsensus analis sebe-
           MEMPERBAIKI FUNDAMENTAL, MELAKUKAN                lumnya yang memperkirakan laba bersih berada di kisaran Rp2,8 triliun.
           TRANSFORMASI DIGITAL, KEMBALI KE KHITTAH             Salah satu penopang utama laba bersih adalah keberhasilan ma-
           DALAM PENYALURAN KREDIT RUMAH TAPAK,              najemen menurunkan biaya dana secara signifikan dengan memper-
                                                             banyak porsi dana murah (current account saving account/CASA) melalui
           SERTA SEDANG MENUNTASKAN AKSI KORPORASI           inovasi digital.
           PENERBITAN SAHAM BARU.                               “Ini sejarah buat BTN, di mana efisiensi biaya dana bisa membuat aset
                                                             kita akhir tahun 2022 bakal tembus Rp400 triliun dengan penyaluran
                                                             kredit mencapai Rp300 triliun,” ungkap Nixon kepada wartawan, Rabu
                                                             (4/1/2023).
                                                                Selain mengubah struktur biaya dana, perbaikan fundamental
                                                             juga dilakukan dengan memperbaiki kualitas kredit. Ada tiga cara yang
                                                             dilakukan.
                                                                Pertama, menjual atau mengalihkan kredit macet senilai Rp1 triliun.
                                                              Karena kredit macet ini berhasil dikeluarkan dari neraca, manajemen
                                                               dapat menurunkan biaya pencadangan dan meningkatkan kemam-
                                                                 puan menyalurkan kredit baru.
                                                                     Kedua, kembali ke  khittah sebagai bank penyalur kredit
                                                                    rumah. Nixon menjelaskan, manajemen  belajar banyak dari
                                                                     kekeliruan membiayai proyek apartemen. Segmen ini bukan-
                                                                       lah bisnis utama BTN.
                                                                           “Keahlian kami di pembiayaan rumah tapak. Potensi
                                                                          pasarnya bukan hanya sangat besar, juga menjanjikan
                                                                           margin tinggi.  Yang perlu kami lakukan adalah
                                                                             menciptakan inovasi tapi tetap dalam konteks
                                                                               pembiayaan rumah tapak,” kata Nixon.
                                                                                   Beberapa inovasi yang ditempuh manaje-
                                                                                  men antara lain meluncurkan KPR dengan
                                                                                   skema  rent  to  own  untuk  menggarap
                                                                                     pasar milenial dan pasangan mudah,
                                                                                      memberikan top up loan untuk debitur
                                                                                        eksisting hingga menyalurkan kre-
                                                                                         dit berbasis ekosistem dengan
                                                                                         menggandeng  digital  platform
                                                                                         yang fokus pada pemenuhan ke-
                                                                                         butuan rumah.
                                                                                            “Kita sudah  puluhan tahun
                                                                                         menyalurkan KPR dan kondisi
                                                                                         debitur tentu terus berubah se-
                                                                                         tiap waktu. Penghasilan mereka,
                                                                                         kebutuhan dan rencana finansial
                                                                                         lainnya. Ini tentu peluang bagus
                                                                                         bagi kami untuk memenuhi kebu-
                                                                                         tuhan finansial dengan men top
                                                                                         up KPR,” katanya.


           30      |     Edisi 193,  J anuari 2023   |   Real Estat   Indonesia
           30   |  Edisi 193, Januari 2023  |  RealEstat Indonesia
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35