Page 45 - Majalah REI Edisi Desember 2023
P. 45

TATA RUANG


                 Oleh karena itu, perlu kebijakan rumah
              sewa atau dukungan subsidi kepemilikan
              rumah. Atau melakukan konsep co-housing,
              dan merubah gedung-gedung perkantoran
              yang saat ini sepi untuk diubah sebagian
              hunian dan perkantoran, dengan komposisi
              30:70. Untuk memanfaatkan gedung ko-
              song di sepanjang koridor TOD di jalur uta-
              ma MRT atau transportasi.
              UU Perkotaan
                 Di kesempatan yang sama, Muhammad
              Joni, Wakil Ketua The HUD Institute meminta
              pengelolaan kawasan  TOD  Jabodetabek-        HARI GANIE                      ZULFI SYARIF KOTO
              punjur agar melibatkan lintas daerah bah-  WAKIL KETUA UMUM DPP REI     KETUA UMUM THE HUD INSTITUTE
              kan provinsi sehingga diperlukan payung
              hukum yang kuat.
                 Menurutnya, TOD terkait tiga isu utama   yang layak dan terjangkau bagi warga kota.  harga terjangkau di tengah kota sudah ti-
              yakni perkotaan, perumahan, dan transpor-  Sementara itu, Fitrah Nur, Direktur   dak mungkin karena komponen harga ta-
              tasi yang berdimensi pada kepentingan   Rumah Umum dan Komersil Direktorat   nah mahal,” paparnya.
              publik. Sedangkan regulasi yang ada seperti   Jenderal  Perumahan  Kementerian  PUPR   Secara spesifik, lanjutnya, penguatan
              aturan Gubernur DKI Jakarta, Kementerian   di kegiatan working session yang diseleng-  kebijakan pada sisi supply  harus didukung
              ATR/BPN dan Kementerian Perhubungan   garakan oleh The HUD Institute dan Direk-  oleh koordinasi kementerian/lembaga, pe-
              masih pada muatan aturan kebijakan (be-  torat Rumah Umum dan Komersil itu me-  merintah daerah, perbankan dan asosiasi
              leids regel).                      ngatakan bahwa pemerintah secara serius   pelaku  pembangunan.  Sedangkan  pelaku
                 “Solusi untuk menjawab beban perko-  menjawab tantangan urbanisasi di Jakarta.   pembangunan berperan besar dalam
              taan itu maka penting dan strategis serta   Salah satunya dengan membangun   memenuhi kebutuhkan peningkatan  de-
              prioritas diusulkan UU Pembangunan Per-  TOD untuk mengatasi masalah urbanisasi   mand perumahan, yang pada akhirnya ber-
              kotaan dan Perumahan. Dalam UU itu, ma-  di perkotaan terutama untuk masyarakat   dampak positif pada pertumbuhan ekono-
              suk materi pengaturan pengembangan   berpenghasilan rendah (MBR) dan kalangan   mi nasional.
              TOD dengan asas konektivitas dan aksesi-  menengah. Pemerintah berharap dengan   Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indo-
              bilitas yang disiapkan dengan metode   TOD akan membuat masyarakat lebih nya-  nesia (REI), Hari Ganie berpendapat idealnya
              omnibus yang harmoni dan efektif,” sebut   man tinggal di daerah perkotaan.   kawasan TOD memang tidak hanya sebatas
              pengacara tersebut.                   ”Tugas pemerintah sebagai regulator   lahan di inti stasiun, tetapi juga menyangkut
                 Joni  mengatakan,  pembangunan  mendorong daya beli masyarakat yang be-  kawasan di sekitarnya dengan radius ter-
              TOD bisa menjadi jurus mengatasi solusi   lum punya rumah untuk memiliki aparte-  tentu. Oleh karena itu, pengembangan
              perkotaan,  perumahan  dan  transportasi.  men yang aman, nyaman dan terjangkau.   properti dengan basis TOD perlu penguatan
              Tentunya, dengan menjadikan kota publik   Jika menginginkan rumah tapak dengan   dari sisi konsep, aturan zonasi dan regulasi
                                                                                     pengaturan tata ruangnya.  Misalnya aturan
                                                                                     mengenai pemanfaatan ruang di atas dan di
                                                                                     bawah tanah, dimana kemungkinan semua
                                                                                     daerah di Bodetabek belum memilikinya.
                                                                                        Dia menegaskan, TOD tidak hanya me-
                                                                                     nyangkut  persoalan  transportasi,  tetapi
                                                                                     juga terkait dengan  urban development.
                                                                                     Diantaranya masalah perizinan, pembebas-
                                                                                     an dan kepemilikan tanah, analisa dampak
                                                                                     lingkungan dan lain-lain. Hal-hal ini penting
                                                                                     sebelum pemerintah menetapkan konsep
                                                                                     TOD. Semua masalah tersebut, kata Hari
                                                                                     Ganie, butuh koordinasi yang baik.
                                                                                        “REI setuju bahwa di kawasan TOD perlu
                                                                                     didorong lebih banyak pembangunan hu-
                                                                                     nian dengan harga terjangkau,” pungkas-
                                                                     FOTO-FOTO: ISTIMEWA  nya. (Rinaldi)


                                                                                      RealEstat Indonesia  |  Edisi 204, Desember 2023   |   45
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50