Page 39 - Majalah REI Edisi September 2023
P. 39
ISU PASAR
Kepercayaan Investor
Lebih jauh dikatakan bahwa kepercayaan
investor asing berinvestasi di Indonesia me-
ningkat menyusul adanya pembangunan Ibu
Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Merujuk data Badan Koordinasi Penana-
man Modal (BKPM), sektor properti menempati
peringkat empat sebagai penyumbang realisasi
investasi terbanyak di Indonesia pada semester
I -2023 dengan total realisasi investasi sebesar
Rp 58,3 triliun. Investasi tersebut merupakan
akumulasi dari Penanaman Modal Asing (PMA)
dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
yang mencakup sektor perumahan, kawasan
RUSMIN LAWIN
industri, dan perkantoran. WAKIL KETUA UMUM DPP REI IGNESJZ KEMALAWARTA
Meski begitu, kata Rusmin, bukan berarti BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI KEPALA BADAN KAJIAN
STRATEGIS (BKS) REI
minat investor asing tanpa hambatan, karena
mereka masih kesulitan dengan birokrasi dan
perizinan terutama di daerah-daerah. Menu- Jabodetabek, Bali, dan Batam (Kepulauan antaranya adalah berkaitan dengan syarat
rutnya, indikator kepercayaan investor yang Riau) yang menjadi pusat investasi keuangan, validasi untuk pembayaran BPHTB akibat pe-
meningkat dapat dicapai dengan pemerintah industri dan pariwisata. merintah daerah masih mensyaratkan WNA
yang stabil dan regulasi yang memihak dunia “Tapi kemudahan ini membutuhkan sosia- sebagai subjek pajak luar negeri (SPLN) harus
usaha. lisasi. Hal itu dikarenakan masih ada perbedaan memiliki nomor peserta wajib pajak (NPWP).
Disebutkan, ada enam poin yang dilihat persepsi di tingkat pemerintah pusat dan dae- Sementara itu, Alvin Andronicus Chief
investor asing yaitu aturan dan hak properti, rah dalam implementasi kebijakan terkait ke- Marketing Officer Elevee Condominium Alam
akses kredit, efisiensi pemerintah, penyelesaian pemilikan tersebut,” tegas Iqnesjz. Sutera menyebutkan saat ini adalah momen-
sengketa yang rasional, transparansi keuangan, Pasalnya, meski aturan yang ada mengatur tum terbaik untuk pengembang properti di
dan peraturan yang sesuai. bahwa persyaratan WNA untuk memiliki huni- Tanah Air dalam menangkap peluang pasar
“Ini yang harus terpenuhi dulu sebelum an di Indonesia cukup hanya dengan paspor, orang asing termasuk pekerja asing (ekspatriat)
mengundang investor asing masuk ke Indone- visa atau izin tinggal. Tetapi nyatanya, meski karena regulasinya sudah mendukung.
sia,” ungkapnya. aturan tersebut sudah diberlakukan sejak “Pengembang juga memudahkan ekspa-
Hal senada dikatakan Kepala Badan Kajian 2021, namun hingga kini realisasinya belum triat, seperti di Elevee Condominium yang
Strategis (BKS) REI, Iqnesjz Kemalawarta. Me- terlaksana. memberikan installment selama 36 kali. Dan
nurutnya, kemudahan kepemilikan hunian Belum adanya transaksi efektif pembelian saat ini terbukti di Elevee sudah ada transaksi
bagi warga negara asing dinilai potensial hunian bagi WNA di Indonesia, kata Ignesjz, dengan WNA dari Singapura,” papar Alvin.
untuk menggerakkan pasar properti Tanah disebabkan beberapa permasalahan yang (Rinaldi)
Air, khususnya di tiga destinasi utama yakni menjadi hambatan. Dua yang terpenting di-
“Tapi kemudahan
ini membutuhkan
sosialisasi. Hal itu
dikarenakan masih ada
perbedaan persepsi
di tingkat pemerintah
pusat dan daerah
dalam implementasi
kebijakan terkait
kepemilikan tersebut.”
FOTO-FOTO: ISTIMEWA
RealEstat Indonesia | Edisi 201, September 2023 | 39

