Page 21 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 21
ASPIRASI DAERAH
REI Riau Targetkan Anggota dan
Pembangunan Rumah Meningkat
etelah melalui dua tahun sulit karena Sebelum pandemi, REI Riau biasanya
pandemi Covid-19, Dewan Pengurus menargetkan persentase hunian komersial
Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) hanya 20%, namun di 2023 meningkat menja-
SRiau menatap tahun 2023 dengan lebih di 30%. Sedangkan target persentase sektor
optimis dengan menargetkan kenaikan pem- niaga sebesar 5% adalah yang tertinggi dalam
bangunan rumah di Bumi Lancang Kuning. beberapa tahun terakhir.
Sekretaris DPD REI Riau, Ari Prama Citra “Ini memperlihat optimisme kami terhadap
menyebutkan tahun 2023 akan menjadi mo- pasar terutama subsektor hunian komersial.
mentum terbaik bagi pengembang dan juga Sementara untuk ruko dan rukan di Riau saat ini
konsumen. Meski tahun ini diproyeksi ekonomi sudah cukup marak pembangunannya,” ungkap
global akan dilanda resesi dan di dalam negeri Ari. Melihat tren pembangunan itu, REI Riau
sudah memasuki tahun politik, namun sektor akan mengadakan pendidikan dan latihan
perumahan diyakini tetap bergerak karena (diklat) dalam waktu dekat ini agar pengem-
kebutuhannya tinggi. Terlebih untuk segmen bang REI Riau bisa menangkap permintaan pa-
rumah bersubsidi. sar ruko dan rukan tersebut. ARI PRAMA CITRA
“Yakin 2023 akan menjadi tahun yang SEKRETARIS DPD REI RIAU
lebih baik bagi properti. Ada momentum di Tren Kerja
tengah berbagai isu dan juga menjelang Pileg Usut punya usut, ternyata tren Work From
serta Pilpres,” jelas Ari kepada Majalah RealEstat Home (WFH) juga membuat tren kerja berubah
Indonesia, baru-baru ini. di Riau. Banyak kafe dan coffee shop tumbuh
REI Riau menargetkan pertumbuhan untuk menangkap pasar pekerja yang bekerja
pembangunan rumah dan penambahan di luar kantor.
jumlah anggota sekitar 20% di 2023. Secara Secara harga, ruko yang paling diminati
rinci, Ari menyebutkan pada 2022, ada 180 adalah ruko satu lantai dengan kisaran harga
anggota aktif, sehingga pada 2023 ditargetkan Rp300 juta hingga Rp400 juta per unit, sedang-
bertambah menjadi 200 sampai 224 anggota/ kan untuk ruko dua lantai atau 2,5 lantai pada
perusahaan. kisaran Rp700 juta hingga Rp1 miliar.
Sementara untuk pembangunan rumah, “Untuk ruko tiga lantai, meski masih sangat
seiring penambahan anggota ditargetkan minim juga diakomodasi oleh pengembang di
mencapai 10.000 unit di 2023. Ari mengatakan Riau dengan kisaran harga Rp1,5 miliar ke atas,”
jika setiap pengembang rata-rata membangun papar Ari.
40 unit hunian saja, maka target 10.000 unit Terkait hambatan yang akan dihadapi
rumah mampu dicapai. pengembang di Riau pada 2023, dia menyebut-
“Kami memiliki target yang dihitung per kan masih berkutat dengan masalah perizinan.
tiga bulan, dari 10.000 unit hunian, sebanyak Menurutnya, perlu terobosan dari pemerintah
65% adalah subsidi, 30% adalah komersial, dan untuk membereskan berbagai hambatan per-
5% ditargetkan untuk niaga seperti rumah toko izinan yang dihadapi pelaku usaha properti di
(ruko) atau rumah kantor (rukan),” jelasnya. daerah. (Teti Purwanti)
“Kami memiliki target yang dihitung per tiga bulan,
dari 10.000 unit hunian, sebanyak 65% adalah subsidi, 30%
adalah komersial, dan 5% ditargetkan untuk niaga seperti
rumah toko (ruko) atau rumah kantor (rukan).”
RealEstat Indonesia | Edisi 193, Januari 2023 | 21

