Page 23 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 23
ISU PASAR
“Surabaya menjadi salah satu kota yang
punya daya tarik tersendiri secara nasional.
Tidak heran jika kota ini menjadi target eks-
pansi pasar 99 Group. Kami juga terus berupa-
ya untuk membantu meningkatkan digital
marketing awareness para pelaku bisnis pro-
perti di Surabaya sehingga bisa lebih banyak
menjangkau konsumen yang kini lebih aktif
mencari hunian secara online,” ujar Maria.
Di Pasar Primer
Survei Harga Properti Residensial (SHPR)
Bank Indonesia juga mengindikasikan adanya
peningkatan harga properti residensial di IKANG FAWZI MARIA HERAWATI MANIK
pasar primer secara tahunan yang berlanjut WAKIL KETUA UMUM DPP REI COUNTRY MANAGER 99
hingga triwulan III-2022. GROUP INDONESIA
Indeks Harga Properti Residensial (IHPR)
pada triwulan III 2022 tercatat sebesar 1,94%
(yoy), lebih tinggi dibandingkan 1,66% (yoy)
pada triwulan sebelumnya. Kenaikan IHPR sial primer diperkirakan tetap meningkat secara KPR, proporsi uang muka tinggi dalam KPR,
terjadi di seluruh tipe rumah. Secara rinci, IHPR terbatas sebesar 1,65% (yoy). dan pajak.
rumah tipe kecil mengalami pertumbuhan Sementara dari sisi penjualan, pertumbuh- Secara rinci, penjualan rumah tipe kecil
sebesar 1,96% (yoy), rumah tipe menengah an penjualan properti residensial di pasar tumbuh sebesar 30,77% (yoy) pada kuartal III
meningkat 2,92% (yoy). Sedangkan, IHPR ru- primer pada triwulan III 2022 tetap kuat. Hal ini 2022. Penjualan rumah tipe besar naik 19,73%
mah tipe besar tumbuh 1,48% (yoy). terindikasi dari penjualan properti residensial (yoy). Sementara, penjualan rumah tipe mene-
Secara spasial, pertumbuhan IHPR terting- yang tumbuh sebesar 13,58% (yoy) pada tri- ngah terkontraksi 1,59% (yoy).
gi di Pekanbaru sebesar 4,55% (yoy). Posisinya wulan III 2022, meski lebih rendah dari 15,23% Wakil Ketua Umum DPP REI, Ikang Fawzi
diikuti oleh Yogyakarta dan Pontianak dengan (yoy) pada triwulan sebelumnya. menyebutkan data-data riset properti dan
pertumbuhan IHPR masing-masing sebesar Kenaikan penjualan yang melambat dido- Bank Indonesia semuanya memperlihatkan
4,51% (yoy) dan 3,12% (yoy). rong oleh kenaikan harga bahan bangunan, tren penjualan dan harga properti khususnya
Di triwulan IV 2022, harga properti residen- masalah perizinan atau birokrasi, suku bunga residensial terus bergerak naik. Kenaikan harga
properti baik di pasar primer maupun sekunder
salah satunya dipacu meningkatnya harga ko-
moditas dan aktivitas pertambangan yang
sudah normal di Kalimantan dan Sumatera. Hal
itu mengerakkan penjualan properti terutama
di segmen komersial menengah.
“Ini menjadi tanda yang kuat bagi sektor
properti bangkit ke depan. Apalagi Interna-
tional Monetary Fund (IMF) menyebutkan
kalau ekonomi Indonesia masih tumbuh
5% di 2023. Ancaman resesi global juga
mudah-mudahan tidak banyak berpengaruh
terhadap pasar properti di dalam negeri,” kata
Ikang.
Dia juga merujuk kondisi penjualan pro-
perti di Banten terutama di Tangerang Raya
dan Serang yang dikabarkan meningkat sekitar
30% di kuartal III-2022 dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya. Menurut Ikang,
pada kuartal akhir tahun lalu juga marak pelun-
curan proyek hunian premium di Tangerang.
Semua tren itu menunjukkan pasar properti
sedang bergerak bangkit terutama untuk seg-
men residensial tapak.
“Perbankan juga terlihat makin percaya
diri sehingga gencar melakukan penyaluran
kredit pemilikan rumah (KPR),” pungkas Ikang
FOTO-FOTO: ISTIMEWA Fawzi. (Rinaldi)
RealEstat Indonesia | Edisi 193, Januari 2023 | 23

