Page 6 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 6
ASPIRASI DAERAH
Masyarakat Malut Keluhkan
Sulitnya Syarat Kredit Rumah Subsidi
su resesi ekonomi global di 2023 cukup anggota REI Malut juga banyak yang vakum
meresahkan masyarakat termasuk di Provinsi karena harga rumah subsidi yang belum
Maluku Utara (Malut). Belum lagi, isu tersebut juga naik, sedangkan harga komponen terus
Isanter diberitakan disaat ekonomi belum pu- membumbung tinggi.
lih sepenuhnya dari dampak pandemi Covid-19. “Pengembang memilih vakum daripada
Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat memperbanyak kredit di bank. Karena itu,
Indonesia (DPD REI) Maluku Utara, Halim Amru- saya mengimbau rekan-rekan di Malut agar
dani mengatakan bukan hanya pengembang, memaksimalkan cashflow dan juga mengen-
isu tentang resesi global memengaruhi minat carkan pemasaran di tahun 2023 untuk me-
masyarakat di daerah itu untuk membeli ningkatkan penjualan,” tegas Halim.
rumah. Untuk meningkatkan kembali minat Menurutnya, dengan ketidakpastian eko-
pembeli, dia berharap pemerintah memberi- nomi dunia dan kebijakan pemerintah untuk
kan banyak kemudahan kepada sektor pro- menaikkan bunga acuan Bank Indonesia (BI)
perti termasuk bagi rumah subsidi. dan bunga kredit bank akan sangat menyeng-
HALIM AMRUDANI “Kami berharap tahun ini ada kemuda- sarakan pengembang jika tidak hati-hati dalam
KETUA DPD REI MALUKU UTARA han bagi sektor properti, terutama untuk huni- meminjam dana ke perbankan.
an subsidi. Karena di Malut ini permintaan pa- Halim juga mengimbau agar pengem-
ling banyak dari rumah harga subsidi,” ujarnya bang bisa tetap waspada, daripada alih-alih
kepada Majalah RealEstat Indonesia, baru-baru ketakutan untuk menghadapi tahun 2023. Dia
“Saat ini KPR komersial ini. pun mengajak pengembang untuk kem-bali
Salah satu yang perlu dipermudah membangun rumah jika harga rumah sub-sidi
sudah mengalami
adalah perihal persyaratan dari perbankan sudah dipastikan naik.
kenaikan suku bunga untuk rumah subsidi yang semakin terasa Di sisi konsumen, Halim mengajak kon-
meski pun masih sulit dan banyak aturan. Hal itu membuat sumen untuk membeli saat ini dan memanfaat-
banyak konsumen yang beralih membeli kan berbagai promo baik dari pengembang
kompetitif. Kondisi itu dengan kredit komersial, meski secara batas maupun perbankan.
cukup membebani penghasilan mereka masih layak mendapatkan “Isu boleh ada, tapi kita harus rasional.
kredit bersubsidi dari pemerintah. Konsumen ayo beli sekarang saat harga naik-
calon pembeli,
Padahal, daya beli masyarakat di Malut nya belum terlalu tinggi, bisa segera investasi,”
sementara bank juga belum pulih, namun karena kebutuhan ujarnya.
rumah tinggi, maka masyarakat pasrah saja Di 2022, hanya ada dua daerah yang
biasanya langsung
kalau pun mendapat pembiayaan non-subsidi. masih dikembangkan oleh pengembang
menawarkan KPR Pasalnya masyarakat mengaku kesulitan untuk yakni Ternate dan Halmahera. Di bandingkan
bisa memenuhi semua syarat yang diminta 2021, sektor properti di Malut pada 2022 diakui
komersial jika
bank penyalur dalam merealisasikan kredit sudah lebih baik termasuk perbaikan ekonomi
pengajuan KPR bersubsidi. masyarakat yang sudah mulai terasa.
Halim menyebutkan saat ini KPR komersial “Selain Ternate, ada daerah Halmahera
subsidi ditolak.”
sudah mengalami kenaikan suku bunga mes- yang mulai bertumbuh karena adanya pekerja
ki pun masih kompetitif. Kondisi itu cukup tambang di sana,” jelas Halim.
membebani calon pembeli, sementara bank Oleh karena itu, pengembang REI Malut di
biasanya langsung menawarkan KPR komer- tahun 2023 akan lebih menargetkan pekerja
sial jika pengajuan KPR subsidi ditolak. tambang. Pasalnya, pekerja tambang tidak
terlalu mempermasalahkan membeli dengan
Realisasi Pembangunan kredit rumah subsidi atau kredit komersial.
Hingga 31 Oktober 2022, diperkirakan “Pekerja tambang ini tidak masalah kalau
pengembang di Malut baru merealisasikan tidak dapat kredit subsidi, karena mereka juga
sekitar 100-an unit hunian subsidi dari target sadar kalau proses administrasi KPR subsidi itu
500 unit. Tahun lalu, kata Halim, pengembang lebih ketat,” pungkasnya. (Teti Purwanti)
6 | Edisi 193, Januari 2023 | RealEstat Indonesia

