Page 10 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 10

TOPIK  UTAMA
































                        2023, HUNIAN TAPAK




                     MASIH TETAP PERKASA





           PASAR RESIDENSIAL TERLEBIH RUMAH TAPAK (LANDED HOUSE) TERBUKTI PALING TAHAN BANTING DALAM MENGHADAPI BERBAGAI
           TEKANAN EKONOMI. BAHKAN SELAMA PANDEMI YANG SUDAH BERJALAN LEBIH DARI DUA TAHUN INI, PASAR HUNIAN TAPAK TETAP
           PERKASA. LALU BAGAIMANA DI 2023?


                 ahun lalu, data survei yang dilakukan Bank Indonesia mengin-  Secara keseluruhan, dia menilai permintaan perumahan akan stabil
                 dikasikan terjadinya peningkatan penjualan dan harga properti   pada 2023 karena sebagian besar permintaan berasal dari  end-user
                 residensial di pasar primer secara tahunan yang berlanjut hing-  (pengguna) yang merupakan pembeli rumah pertama dan membeli
           T ga triwulan III-2022. Penjualan hunian yang didominasi rumah   untuk kebutuhan dihuni.
           tapak terlihat menguat.                                 Di Jabodetabek, kawasan Tangerang diprediksi akan tetap mendo-
              Penjualan residensial dilaporkan tumbuh sebesar 13,58% secara   minasi suplai baru rumah tapak terutama di segmen menengah.
           tahunan (year on year/yoy) pada triwulan III 2022. Secara rinci pertumbu-  Commercial Director Lamudi.co.id, Yoga Priyautama menambahkan
           han penjualan rumah tipe kecil sebesar 30,77% (yoy) dan rumah tipe   terlihat adanya peningkatan minat pembelian properti terutama rumah
           besar naik 19,73% (yoy). Sementara penjualan rumah tipe menengah   tapak di 2022. Perusahaan teknologi properti (Proptech) terkemuka di
           terkontraksi 1,59% (yoy).                            Indonesia itu mencatat minat pembelian properti di semester II-2022
              Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan III 2022 juga   meningkat sebesar 18% dibanding semester I-2022.
           dilaporkan masih naik tipis sebesar 1,94% (yoy). Ini lebih tinggi diban-  “Rumah tapak tetap menjadi opsi terpopuler bagi masyarakat Indo-
           dingkan kenaikan 1,66% (yoy) pada triwulan sebelumnya. Kenaikan   nesia dengan pencarian yang meliputi 70% dari tipe properti yang ter-
           harga terjadi di seluruh tipe rumah.                 sedia di Lamudi.co.id,” ungkap Yoga. 
              Director of Strategic Consulting Cushman &  Wakefield Arief   Developer juga masih fokus berinvestasi pada pengembangan
           Rahardjo menyebutkan pihaknya memproyeksi jika tren positif di pasar   rumah tapak mengingat permintaan yang tetap konsisten tinggi dari
           residensial, khususnya rumah tapak masih akan berlanjut di 2023, baik   masyarakat Indonesia.
           dari sisi penjualan maupun harga.                       Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) DKI
              Indikator ini berdasarkan catatan grafik pertumbuhan pasar peruma-  Jakarta, Arvin Fibrianto Iskandar juga meyakini rumah tapak masih akan
           han tapak yang sangat stabil sepanjang 2020-2021 dan makin membaik   mendominasi penjualan properti. Diakuinya, permintaan rumah tapak
           pada 2022. Hingga akhir tahun lalu, pasokan kumulatif perumahan   selama dan pasca pandemi ini cukup tinggi, dan diprediksi akan tetap
           tapak tumbuh sebesar 2,9% secara tahunan.            berlanjut.
              “Tren positif itu kami perkirakan akan berlanjut di tahun 2023,” ujar
           Arief, baru-baru ini.

           10   |  Edisi 193, Januari 2023  |  RealEstat Indonesia
   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15