Page 12 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 12
TOPIK UTAMA
APARTEMEN EKSISTING JADI PILIHAN
TENANG, PASAR APARTEMEN
JUGA MEMBAIK
TINGKAT PENYERAPAN BERSIH APARTEMEN STRATA-TITLE DIPERKIRAKAN AKAN MEMBAIK DAN BANGKIT DI 2023. BAHKAN DIPROYEKSI
KEMBALI MENYAMAI TINGKAT PENYERAPAN BERSIH SEBELUM PANDEMI ATAU PADA 2019. DARI SISI TREN, TERJADI PERUBAHAN
MINAT PEMBELI YANG KINI LEBIH MEMILIH APARTEMEN EKSISTING (SUDAH ADA).
onsultan properti Cushman & Wakefield memperkirakan transak- terlalu berminat pada proyek yang belum terlihat progress konstruksi
si pasar apartemen di 2023 akan didominasi oleh pengembangan fisiknya (indent), tetapi cenderung membeli proyek eksisting. Situasi itu
hunian vertikal di segmen menengah dengan harga antara Rp14 salah satunya disebabkan imbas dari kasus proyek apartemen mangkrak
K juta sampai Rp22 juta per meter persegi terutama di area se- yang viral diberitakan beberapa waktu lalu.
kunder seperti Tangerang dan Bekasi. “Tingkat kepercayaan konsumen terhadap proyek eksisting apalagi
“Transaksi penjualan mungkin masih didominasi oleh proyek- yang siap huni menjadi lebih tinggi dibandingkan proyek yang masih
proyek yang ada (eksisting),” ungkap Director of Strategic Consulting sekadar konsep atau baru diluncurkan. Pergeseran tren tersebut mulai
Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo dalam paparannya, terlihat pada semester II-2022,” ungkap Ferry Salanto, Senior Associate
baru-baru ini. Director Colliers Indonesia kepada wartawan, baru-baru ini.
Meski penjualan diharapkan membaik, namun pertumbuhan paso- Dikatakan, mayoritas konsumen lebih memilih mengeluarkan biaya
kan dan harga diperkirakan hanya tumbuh pada tingkat yang moderat. lebih tinggi untuk dapat membeli unit di proyek apartemen yang sudah
Harga akan tetap stabil dengan pertumbuhan harga yang lemah karena jadi karena dianggap lebih secure dan menghindari terjadinya kembali
situasi ekonomi masih tidak menentu. Kenaikan yang terbatas kemung- kasus proyek mangkrak.
kinan terjadi di kawasan-kawasan sekunder. Colliers Indonesia melaporkan sepanjang 2022 permintaan aparte-
Lebih lanjut, pada 2023 diprediksi terdapat sekitar 26.059 unit aparte- men strata-title secara umum masih di bawah tekanan, dengan penjualan
men yang akan serah terima. Proyek yang menunda jadwal serah terima tercatat sebanyak 1.389 unit. Hal itu akibat dari rendahnya minat karena
di tahun 2022 diharapkan dapat selesai pada 2023 karena pengembang kondisi ekonomi makro serta minimnya proyek baru. Tercatat hanya ada
mulai kembali melanjutkan konstruksi proyek apartemennya. 1.484 unit apartemen yang rampung di 2022.
Sementara itu, Colliers International Indonesia mengungkapnya “Namun penjualan pada tahun 2022 lebih baik dari tahun 2021,”
adanya pergeseran tren pembelian apartemen. Saat ini konsumen tidak jelas Ferry Salanto.
12 | Edisi 193, Januari 2023 | RealEstat Indonesia

