Page 13 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 13
TOPIK UTAMA
Tingkat penyerapan unit apartemen
eksisting pada tahun 2021 tercatat 94,3%,
sedangkan tahun 2022 sebesar 94,6%. Semen-
tara tingkat penyerapan unit apartemen yang
masih dalam konstruksi sebesar 55,3% pada
2022. Lebih rendah dari tahun 2021 sebesar
57,3%.
Soal harga jual, Colliers Indonesia me-
nyebutkan masih stagnan di 2022 karena
persaingan ketat dengan unit sekunder. Kon-
disi itu diperkirakan masih terjadi di 2023, di-
mana harga akan tertahan karena pengem-
bang memilih mendorong penjualan.
Perlu Inovasi
Pengamat properti, Anton Sitorus menje- FOTO-FOTO: ISTIMEWA
laskan keseimbangan antara pasokan, harga, Alasannya karena dekat pusat kota terutama and see untuk meluncurkan proyek terbaru.
dan permintaan, menjadi tantangan para pe- tempat kerja. Tetapi saat pandemi Covid-19 “Di 2023, kemungkinan ada penambahan
ngembang apartemen di 2023. Pengembang terjadi perubahan minat pasar karena orang pasokan dari proyek service apartment yaitu
dituntut terus berinovasi dan kreatif. memilih meminimalkan interaksi dengan Ascott Stature Menteng dan Park Royal Service
“Jabodetabek memiliki sekitar 30 juta orang lain. Suites yang diperkirakan selesai pada tahun
penduduk. Kalau pengembang dapat meng- “Tapi saya kira, minat terhadap apartemen ini,” papar Arief.
hasilkan pasokan apartemen dalam jumlah masih akan tetap ada. Saat ini apartemen Harga sewa apartemen diperkirakan akan
banyak di tengah permintaan tinggi dan harga lagi slow down saja,” kata Kepala Badan Pe- stabil di tahun 2023 guna mengantisipasi
yang terjangkau, penjualan apartemen tentu ngembangan Kawasan Properti Terpadu KA- situasi ekonomi yang tidak terduga. Namun,
lebih baik,” kata Anton. DIN Indonesia tersebut. pertumbuhan sewa kemungkinan dapat ter-
Dia melihat, preferensi masyarakat dalam jadi seiring membaiknya tingkat hunian.
memilih apartemen saat ini salah satunya fak- Apartemen Sewa Dicabutnya status Pemberlakuan Pemba-
tor lokasi. Akses yang bagus menuju pusat Kemudian apa kabar pasar apartemen tasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga mem-
aktivitas seperti Jakarta dan juga komitmen sewa? Setelah terpuruk selama masa pandemi bawa sentimen positif bagi apartemen sewa
pembangunan dari pengembang menjadi hal karena banyak pekerja asing (ekspatriat) yang untuk ekspatriat di Jakarta.
terpenting. pulang ke negara asalnya, namun kini tingkat “Hunian ekspatriat sudah kembali ramai
Presiden FIABCI Indonesia, Budiarsa Sastra- hunian apartemen sewa (service apartment) di terisi yang didominasi di lokasi CBD Jakarta
winata menyatakan pilihan masyarakat untuk Jakarta berlahan mulai membaik. termasuk Jakarta Selatan,” ungkap Head of
tinggal di apartemen atau rumah tapak itu ter- Arief Rahardjo mengungkapkan permin- Division of Residential Services Colliers Interna-
jadi by nature. taan dan tingkat hunian apartemen sewa tional Indonesia, Lenny van Es-Sinaga.
“Ini kan memang punya pasar yang ber- akan meningkat di tahun ini karena ada tren Dikatakan, kontribusi ekspatriat terhadap
beda, dan juga kalau dilihat dari nature bis- perjalanan dan aktivitas bisnis yang terus me- kinerja pasar apartemen sewa cukup besar,
nisnya, barrier of entry untuk apartemen jauh ningkat. karena kedatangan mereka akan menambah
lebih kecil dibanding rumah tapak,” ujarnya. Meski permintaan naik, namun pasokan tingkat keterisian service apartment untuk
Menurut Budiarsa, sebetulnya 4-5 tahun unit apartemen sewa baru belum terlihat di jangka pendek rata-rata selama 1-2 bulan se-
yang lalu orang lebih senang pilih apartemen. 2022. Pengembang masih menahan atau wait belum menetap 3-4 tahun ke depan. (Rinaldi)
(Sumber: Colliers Indonesia)
(Sumber: Cushman & Wakefield)
RealEstat Indonesia | Edisi 193, Januari 2023 | 13

