Page 21 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 21
ASPIRASI DAERAH
Ekonomi Pulih, Perumahan
Menengah di Jateng Mulai Tumbuh
endati pertumbuhan ekonomi saat Kendala BI Checking
ini belum pulih total, namun pasar Meski secara umum permintaan pasar
perumahan menengah di Jawa Tengah mulai pulih, namun diakui sektor perumahan
K(Jateng) menunjukkan tren bertum- di Jateng masih mengalami masalah yang
buh. Pemerintah diharapkan lebih konkrit juga dihadapi daerah-daerah lain. Salah
dalam memberikan dukungan khususnya satunya untuk penjualan rumah subsidi
dalam hal infrastruktur, perizinan dan stimu- banyak pemohon yang tidak lolos pengajuan
lus fiskal. kredit pemilikan rumah (KPR) karena masuk
“Pasar menengah semakin besar, karena daftar hitam (black list) di BI Checking atau
ada yang dari kelas atas turun ke menengah, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
dan ada yang dari segmen bawah naik ke Ada yang terjerat pinjaman online (pinjol) dan
kelas menengah,” ungkap Sekretaris Dewan sebagainya.
Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD Hal itu, diakui Andi, sangat mempengaruhi
REI) Jateng, Andi Kurniawan yang dihubungi, proses penjualan rumah subsidi meskipun
baru-baru ini. peminatnya tinggi. Bahkan berdasarkan data, ANDI KURNIAWAN
Andi menambahkan, untuk mendorong lebih dari 50 persen peminat rumah subsidi SEKRETARIS DPD REI JATENG
pertumbuhan pasar perumahan, pemerintah di Jawa Tengah memiliki riwayat kredit yang
diharapkan lebih konkrit dalam memberikan buruk. Sehingga hal itu membuat pengajuan
dukungan khususnya dalam hal infrastruktur mereka kebanyakan tidak diterima.
dan perizinan. Pasalnya kedua masalah ini Padahal, lolos BI Checking adalah syarat
masih menjadi momok bagi pembangunan awal untuk pengajuan kredit rumah. Karena “Tahun ini agak
perumahan. syarat umum untuk pengajuan KPR ke berbeda, karena
“Kami berharap ada semacam perhatian beberapa lembaga keuangan atau bank yakni
untuk kesulitan dalam membangun peru- memiliki riwayat atau skor kredit yang baik. biasanya REI hanya
mahan diantaranya infrastruktur dan perizin- “Dengan kondisi ini, strategi kami di awal menawarkan dan
an ini,” ujarnya. saat masyarakat minat adalah mereka harus
Hingga akhir 2023, DPD REI Jateng lolos BI Checking dahulu. Kalau tidak lolos, ya menyediakan
menargetkan pembangunan 3.000 rumah kami tidak terima untuk pembelian. Biar tidak rumah nonsubsidi,
bersubsidi. Dia berharap kondisi perekono- sia-sia juga, karena biasanya pembeli juga
mian membaik, kendati terdapat prediksi merasa kalau sudah booking fee, itu sudah beli tetapi expo kali ini
krisis ekonomi global masih menghantui. rumah,” terangnya. digabung dengan
Andi menegaskan, DPD REI Jateng optimistis Saat ini, penjualan rumah subsidi tertinggi rumah subsidi agar
targetkan 3.000 unit rumah bersubsidi dapat di Jateng masih terjadi di kawasan industri
dicapai. seperti daerah Kendal dan Demak seperti di bisa menjangkau
Dikatakan, pembangunan rumah subsidi kawasan Mranggen, Demak, penjualannya semua segmen
di wilayah Jateng saat ini mayoritas dibangun cukup bagus sejak awal tahun ini.
dengan tipe 30 dan 36, dengan luas tanah Sementara itu, usai pandemi DPD REI menengah
minimal 60 meter persegi. Meski masih ada Jateng berharap tahun ini menjadi titik ke bawah.”
rumah subsidi tipe di bawah 30, tetapi sudah balik bagi bisnis properti termasuk dalam
jarang ditemukan. mengadakan pameran atau expo properti di
Menurut Andi, di perkotaan harga lahan Jateng. Beberapa waktu lalu REI Jateng me-
untuk pembangunan perumahan terus ngadakan expo yang diiikuti 26 pengembang
meningkat. Akibatnya, diakui lokasi hunian dan juga asosiasi lainnya.
subsidi semakin menjauh ke pinggiran kota. “Tahun ini agak berbeda, karena biasanya
“Karena di sanalah harga tanah masih REI hanya menawarkan dan menyediakan
bisa dijangkau. REI Jateng akan terus beru- rumah non-subsidi, tetapi expo kali ini diga-
paya untuk membangun rumah subsidi agar bung dengan rumah subsidi agar bisa men-
kebutuhan masyarakat dengan menggan- jangkau semua segmen menengah ke bawah,”
deng stakeholder perumahan, termasuk per- jelas Andi. (Teti Purwanti)
bankan,” sebutnya.
RealEstat Indonesia | Edisi 203, November 2023 | 21

