Page 17 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 17
U
U
S
TO
TO
K K
K K
I
H
H
S
S
U
S
U
TOPIK KHUSUS | | |
P
I
P
Sedangkan tarif layanan pemeliharaan (service charge) tetap
stabil di angka Rp153.519 per meter persegi di Jakarta dan Rp118.992
di Bodetabek.
Colliers menyebutkan, penyelesaian pusat perbelanjaan yang
saat ini sedang di bawah konstruksi dapat mengubah tarif sewa
ritel di akhir tahun 2023. Tetapi dengan bangkitnya kembali aktivitas
mall, landlord pun mengambil posisi yang kuat untuk negosiasi,
mengingat pengunjung sudah kembali normal ke tingkat yang di-
harapkan.
“Meski begitu, negosiasi harus dilakukan secara hati-hati untuk
memastikan tercapainya kesepakatan dan ruang kosong terisi. Bebe-
rapa landlord juga mengevaluasi ulang masa sewa mereka untuk
mengoptimalkan alokasi ruang yang tersedia,” jelas Ferry.
Konsep Ritel FOTO-FOTO: ISTIMEWA
Colliers juga mencatat adanya pergeseran minat penyewa ruang
ritel di tahun ini. Salah satunya konsep konvensional pengecer besar Misalnya membangun pusat perbelanjaan di tengah-tengah
seperti hypermarket dan department store secara bertahap kurang gedung perkantoran atau menggabungkan fasilitas ritel ke sarana
berkembang dan kurang disukai. berorientasi transit (TOD).
Pergeseran ini memberikan kesempatan untuk memperkenalkan Sebagian besar proyek pusat perbelanjaan baru yang akan
lebih banyak spesialisasi toko, sehingga memaksimalkan pendapatan segera masuk ke pasar ini juga mempromosikan konsep alam ter-
sewa. Selain itu, optimalisasi lokasi dapat dicapai dengan menarik buka di bisnis ritel.
penyewa yang tidak membutuhkan ruang yang luas, sehingga bisa “Setelah pandemi, konsep ritel luar ruangan ini semakin populer
memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan pemilik mall. dan terbukti berkinerja baik. Kita dapat mengantisipasi semakin
Ferry mengungkapkan, konsep ritel juga terus berkembang. banyaknya proyek pengembangan ritel yang mengadopsi pende-
Saat ini, pengembang sedang mengeksplorasi beragam konsep ritel, katan inovatif ini,” tutur Ferry.
bergerak melampaui model tradisional dan menekankan berbagai Konsultan riset properti lainnya, Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia
penawaran spasial. juga melihat tren pasokan pusat perbelanjaan baru terutama di
Jakarta didominasi pasokan yang lokasinya berada di dalam mix use
development. Dengan begitu, mall tersebut akan ditopang captive
market yang kuat dari apartemen dan pusat perkantoran yang ada
di sekitarnya.
“Saat ini memang belum banyak pasokan ritel baru karena
pengembang mungkin menunggu gedung perkantoran atau apar-
temennya selesai dan beroperasi, baru kemudian membangun
mall,” jelas Yunus Karim, Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL)
Indonesia.
Dikatakan, keberadaan residensial, office tower dan area komer-
sial termasuk hotel menjadi sangat penting untuk mendukung aktivi-
tas di mall. Fasilitas-fasilitas tersebut akan memperkuat aktivitas kun-
jungan ke pusat perbelanjaan.
Di sisi lain, ungkap Yunus, retailer asing juga sangat aktif saat ini
antara lain lewat pengembangan premium outlet yang lebih bersifat
variatif dan fokus pada target pasar tertentu. Mereka memilih me-
nangkap pasar yang menyukai barang branded.
Intinya, retail asing ini jeli melihat peluang dengan menawarkan
merek yang belum ada di pasar lokal.
“Kalau kita ngomong soal retailer yang mau buka tokonya, itu
juga sama. Ada yang international brand, luxury, beauty, dan ada juga
yang entertainment. Tiba-tiba ada operator trampoline park masuk ke
mall, hal itu karena mereka tahu bahwa kegiatan interaktif outdoor di
dalam mall di Jakarta masih kurang,” ujarnya.
Ke depan, JLL memprediksi prime malls di Jakarta akan meng-
alami sedikit kenaikan harga sewa. Di kuartal III-2023 terjadi per-
tumbuhan tipis harga sewa sebesar 1,45% dibanding kuartal sebe-
lumnya. Menurut Yunus Karim, tren peningkatan ini diperkirakan
akan terus berlanjut karena adanya kekurangan ruang ritel yang
tersedia di Jakarta. (Rinaldi/Teti)
RealEstat Indonesia | Edisi 203, November 2023 | 17

