Page 20 - Majalah REI Edisi Desember 2023
P. 20
ASPIRASI DAERAH
Kebutuhan Tinggi, Permintaan
Rumah di Sumbar Mulai Menggeliat
ahun ini kondisi pasar properti di Su- simis. Pasalnya di beberapa daerah masih
matera Barat (Sumbar) secara umum terjadi banyak kendala dan kuota KPR FLPP
sudah cukup membaik sejak awal untuk rumah bersubsidi sudah sangat minim,”
T tahun. Meski belum signifikan seperti sebut Satria.
saat sebelum pandemi Covid-19. Segmen ru- Sementara di 2024, pengembang diakui-
mah bersubsidi masih jadi primadona. nya akan memilih untuk berhati-hati karena
Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat bertepatan dengan situasi tahun politik, se-
Indonesia (DPD REI) Sumbar, Satria Eka Putra hingga akan bersikap menahan diri hingga
mengungkapkan berdasarkan data Badan usai pemilu.
Pusat Statistik (BPS) hingga akhir 2022, kepe- Ditambah lagi, kata Satria, masih banyak
milikan rumah di Sumatera Barat (Sumbar) masalah di lapangan seperti hambatan perpa-
baru mencapai 72,45% atau nomor empat jakan, perizinan, regulasi, suku bunga, hingga
terendah secara nasional. Hal itu memperlihat- harga bahan material yang masih tinggi masih
kan masih besarnya potensi pasar hunian di menghantui pengembang di Sumbar.
SATRIA EKA PUTRA Ranah Minang. “Seiring dengan tren pertumbuhan eko-
KETUA DPD REI SUMBAR “Ceruk pasarnya masih sangat besar, na- nomi di 2024, REI Sumbar optimistis industri
mun memang pasca pandemi daya beli ma- properti di Sumbar akan membaik dan tum-
syarakat belum pulih sepenuhnya. Namun saat buh di tahun depan, hanya saja butuh duku-
ini permintaan rumah sudah mulai membaik, ngan dari banyak pihak,” tegas Satria.
meskipun belum merata di semua segmen,”
ujarnya saat dihubungi, baru-baru ini. Kebutuhan Tinggi
BPS mendefinisikan rumah milik sendiri Dia menyebutkan, kebutuhan rumah di
sebagai bangunan tempat tinggal yang dimili- Sumbar masih tinggi seperti diungkap BPS.
ki kepala keluarga atau salah satu anggota Kebutuhan itu didominasi generasi muda (mi-
rumah tangga serta dibeli secara angsuran lenial) dan keluarga baru. Ditambah dengan
melalui kredit bank atau dengan status sewa adanya insentif pajak dari pemerintah (PPN
beli. DTP), Satria yakin akan terjadi penguatan dari
Satria bahkan menyebutkan jika tahun ini sisi demand.
menjadi tahun terbaik dari sisi permintan sejak “Kami optimis, namun akan berhati-hati
beberapa tahun terakhir, meski masih jauh dan selektif sambil membenahi cashflow
dibandingkan dengan beberapa daerah yang perusahaan. Kami pengembang di Sumbar
pada tahun ini permintaan pasarnya sudah sudah biasa dengan situasi yang sulit dan
bisa kembali melambung (rebound). terus mengelola cashflow dengan melakukan
Dia menyebutkan, permintaan hunian di efisiensi operasional dan produksi,” pungkas
Sumbar masih didominasi rumah bersubsidi. Satria.
Tahun ini, REI Sumbar menargetkan pemba- Dua tahun terakhir ini, REI Sumbar bersama
ngunan 9.000 unit rumah, dimana hingga Bank Nagari telah berkomitmen untuk terus
akhir Oktober 2023 lebih dari 7.500 unit ru- bekerjasama menyukseskan program peru-
mah sudah terealisasi. Adapun daerah yang mahan. Lewat komitmen tersebut, REI Sumbar
menyerap pasokan paling banyak antara lain melakukan percepatan pembangunan serta
di Kota Padang, Solok dan Dharmasraya. Bank Nagari memudahkan penyerapan dan
“Target tahun ini mudah-mudahan dapat penyaluran KPR baik untuk rumah subsidi
tercapai, meski melihat situasi kami agak pe- maupun non-subsidi. (Teti Purwanti)
“Kami optimis, namun akan berhati-hati dan selektif sambil membenahi
cashflow perusahaan. Kami pengembang di Sumbar sudah biasa dengan
situasi yang sulit dan terus mengelola cashflow dengan melakukan
efisiensi operasional dan produksi.”
20 | Edisi 204, Desember 2023 | RealEstat Indonesia

