Page 19 - Majalah REI Edisi Mei 2023
P. 19

P
                                                                                                     TO
                                                                                                       P
                                                                                                         I
                                                                                                         I
                                                                                                     TO

                                                                                                        TOPIK  KHUSUS     |  | |



                                                                                                         K  K
                                                                                                                 U
                                                                                                               S
                                                                                                                 U
                                                                                                                  S
                                                                                                                  S
                                                                                                               S
                                                                                                             H
                                                                                                         K  K
                                                                                                             H
                                                                                                              U
                                                                                                              U
                                                                                        “Pandemi adalah tantangan terbesar ke-
                                                                                     tiga yang pernah kita hadapi bersama setelah
                                                                                     krisis moneter 1998 dan krisis finansial global di
                                                                                     2008. Tetapi hebatnya, di masa pandemi justru
                                                                                     kita berhasil menjual berbagai jenis properti
                                                                                     yang mungkin beberapa diantara kita berpikir
                                                                                     impossible untuk dilakukan,” ungkapnya.
                                                                                        Menurutnya, saat ini masyarakat semakin
                                                                                     sadar akan manfaat investasi di sektor properti
                                                                                     yang dapat berfungsi juga sebagai perlindu-
                                                                                     ngan (hedging) terhadap kenaikan inflasi tinggi. 
                                                                                        Meski begitu, ujar Johann Boyke, kondisi
                                                                                     pasar properti tahun 2023 terutama di primary
                                                                                     market masih sangat bergantung pada stimu-
                                                                                     lus pemerintah untuk meningkatkan penjual-
                                                                                     an. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah
                                                                                     yang mendukung pemulihan sektor properti
                                                                     FOTO-FOTO: ISTIMEWA  seperti diskon PPN DTP dan relaksasi rasio loan
                                                                                     to value (LTV) untuk kredit properti perlu terus
                 Melihat perkembangan saat ini, beberapa   kelas menengah memiliki tingkat hunian di   dilanjutkan
              pengembang juga terlihat sudah mulai perca-  65,9 persen dan mall menengah bawah 47   “Pemulihan ekonomi Indonesia dan daya
              ya diri jika pasar apartemen di 2023 akan lebih   persen.              beli konsumen yang kembali menguat pasca
              baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu   Terakhir, subsektor hotel di Jawa dan Bali   pandemi dinilai akan menjadi katalis yang
              mendorong pasokan baru dan jumlah apar-  juga mengalami perbaikan kinerja di kuartal   mendorong permintaan properti di 2023,”
              temen yang masuk ke pasar pada tahun ini. Di   I-2023. Ini didorong oleh beberapa kegiatan   pungkasnya.
              tahun 2020, ada sebanyak 2.698 unit apartemen   pemerintah yang dilaksanakan lebih awal se-  Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL)
              yang masuk ke pasar. Lalu di 2021 meningkat   belum puasa dan libur Idul Fitri.  Indonesia, Yunus Karim juga optimistis pasar
              sebanyak 4.325 unit. Kemudian turun di 2022   Ditambah lagi, ASEAN Summit 2023 yang   properti akan lebih baik di 2023 dan akan men-
              menjadi 1.484 unit, serta  diproyeksi kembali   akan diselenggarakan di Jakarta akan memberi   dongkrak kinerja perusahaan properti. Namun
              meningkat di 2023 menjadi sekitar 6.172 unit.  dampak positif bagi beberapa hotel di Jakarta.   dia tetap mengingatkan pentingnya sikap
                 Dari sisi permintaan, sudah ada sekitar 486   “Karena ini event internasional, mungkin   berhati-hati dalam melakukan ekspansi usaha.
              unit apartemen yang terserap pada kuartal I   akan lebih banyak menyasar hotel bintang 5,”   “Pasar properti Indonesia tetap akan tum-
              tahun ini atau 35 persen dari total permintaan   ungkap Ferry.         buh positif, terlebih IMF sebagai lembaga
              di tahun sebelumnya. Secara persentase, me-                            internasional sudah menyatakan ekonomi
              nurut Ferry, capaian tersebut cukup optimistis   Tetap Primadona       Indonesia masih akan bertumbuh sekitar 5
              dibanding periode yang sama tahun lalu.  Country Director Ray  White Indonesia   persen,” katanya.
                 Sementara itu, di subsektor pusat perbe-  Johann Boyke Nurtanio juga berpendapat   Yunus menilai Indonesia tetap akan men-
              lanjaan, Colliers mengungkapkan adanya tren   kalau pemulihan sektor properti akan berlan-  jadi tujuan investasi properti yang menarik
              kenaikan  service charge di beberapa pusat   jut di tahun ini. Prospeknya diprediksi masih   bagi investor lokal maupun global. Investor
              belanja. Selain itu, kebijakan pemerintah men-  bergerak positif sejalan dengan proyeksi   asing dan lokal akan terus aktif berinvestasi
              cabut PPKM disebutkan telah membawa angin   pemerintah dan IMF bahwa pertumbuhan   terutama di subsektor pergudangan modern,
              segar terhadap pasar pusat perbelanjaan dari   ekonomi Indonesia akan tumbuh sekitar 5 per-  residensial dan properti alternatif seperti pusat
              sisi peningkatan jumlah kunjungan.  sen di 2023.                       data. (Rinaldi)
                 “Seiring kenaikan jumlah kunjungan, ki-
              nerja pusat perbelanjaan membaik dan dam-
              paknya adalah adanya kenaikan service charge
              di Jakarta dan Bodetabek,” jelas Ferry.
                 Kenaikan  service charge  didorong oleh
              mall-mall kelas menengah ke atas karena
              didukung  dengan  membaiknya  kinerja  baik
              dari jumlah pengunjung dan tingkat hunian.
              Sedangkan kehadiran beberapa pusat perbe-
              lanjaan baru diperkirakan memberi imbas pa-
              da kenaikan sewa.
                 Adapun tingkat hunian atau okupansi
              pusat perbelanjaan untuk kelas menengah
              atas dan premium sudah cukup tinggi di kuar-
              tal I-2023 masing-masing berada di kisaran
              79,3 persen dan 84,5 persen. Lalu untuk mall

                                                                                         RealEstat Indonesia  |  Edisi 196, April 2023   |   19
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24