Page 46 - Majalah REI Edisi Mei 2023
P. 46
IKN
LIMA INVESTOR SEGERA
BANGUN HUNIAN DI IKN
OTORITA IBU KOTA NUSANTARA (OIKN) MENGATAKAN DUA INVESTOR BARU TELAH MENGANTONGI LETTER TO PROCEED ATAU SURAT IZIN
PRAKARSA PROYEK (SIPP) UNTUK MEMBANGUN HUNIAN BAGI APARAT SIPIL NEGARA (ASN) DI IKN NUSANTARA, PENAJAM PASER UTARA,
KALIMANTAN TIMUR.
edua investor nasional tersebut adalah Konsorsium PT Perintis “Dengan adanya tambahan dua investor untuk membangun hunian
Triniti Properti Tbk (Konsorsium Triniti) dan PT Nindya Karya. ASN diyakini dapat mempercepat pembangunan IKN Nusantara sehingga
Kepala OIKN, Bambang Susantono menyebutkan Konsorsium tahun depan para ASN dapat mulai pindah,” kata Bambang dalam kete-
K Triniti dan Nindya Karya sudah mendapatkan SIPP untuk rangannya dikutip Jumat (31/3).
membangun hunian ASN bersama dengan tiga investor sebelumnya. Skema bisnis untuk kedua investor tersebut adalah Kerja Sama
Konsorsium Triniti menanamkan modal Rp1,8 triliun untuk mengerjakan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), sehingga akan ada pembagian
tujuh tower, sedangkan Nindya Rp1,42 triliun untuk membangun delapan risiko antara pemerintah dan investor beserta insentif dan penalti pada
tower. pelaksanaannya.
“Dipastikan dengan skema KPBU, negara sama sekali tidak dirugikan,”
terang Bambang.
Untuk diketahui, kedua investor ini akan membangun hunian ASN di
wilayah yang berbeda. Konsorsium Triniti membangun di wilayah West
Residence WP1A-1 dan Nindya membangun di wilayah West Government
WP1A-1.
Tiga investor sebelumnya yang telah mendapat surat izin prakarsa
adalah PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon), Konsorsium Nusantara
(RBN CCFG) dan Korean Land and Housing Corporation (KLHC). Ketiga in-
vestor ini ditargetkan menuntaskan pekerjaannya pada 2024.
Bambang menjelaskan, kebutuhan hunian ASN di IKN Nusantara
sangat banyak yakni akan ada 16.990 ASN di tahun 2024 dan akan terus
bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu, peluang investasi di hunian
ASN masih sangat terbuka lebar kepada investor yang berminat.
Berbagai kegiatan pembangunan di kawasan IKN Nusantara saat ini
terus berlangsung, dengan fokus pembangunan di kawasan inti. Hingga
sekarang kegiatan pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 23 persen.
46 | Edisi 196, April 2023 | RealEstat Indonesia

