Page 43 - Majalah REI Edisi Mei 2023
P. 43
TREN PASAR
MARINE NOVITA
COUNTRY MANAGER
RUMAH.COM
FOTO-FOTO: ISTIMEWA
“Inflasi dan kenaikan suku bunga kredit rencana pembelian properti. “Hanya 38 persen
mulai terasa sampai ke level rumah tangga responden yang akan meneruskan rencana “Inflasi dan kenaikan
berimbas pada rencana pembelian properti. pembelian properti terlepas dari tingkat inflasi,” suku bunga kredit
Sentimen konsumen Indonesia terhadap pasar jelasnya.
properti nasional pun mengalami penurunan,” Sementara itu, ada 63 persen menyatakan mulai terasa sampai
ungkap Country Manager Rumah.com, Marine akan tetap membayar berapapun cicilan bulan- ke level rumah
Novita dalam laporan surveinya, baru-baru ini. an yang diperlukan, terlepas dari adanya inflasi.
Hasil studi juga menunjukkan semakin Sementara 37 persen responden sisanya akan tangga berimbas
banyak responden yang menilai tingkat inflasi mencoba mengurangi besaran cicilan bulanan. pada rencana
dan suku bunga bakal naik. Sekitar 75 persen Pengamat properti, Aleviery Akbar menye-
responden menilai akan ada kenaikan tingkat butkan tingkat inflasi tinggi memang menjadi pembelian properti.
inflasi. Sementara 77 persen responden menilai salah satu faktor pemicu masyarakat Indonesia
akan ada kenaikan tingkat suku bunga kredit sulit beli rumah. Hal ini terjadi karena harga Sentimen konsumen
termasuk kredit pemilikan rumah (KPR). material bangunan akan terus membengkak Indonesia
Menurut Survei Rumah.com Consumer sehingga berpengaruh pada harga jual properti.
Sentiment Study H1 2023, indeks sentimen Inflasi juga menggerus daya beli masyarakat terhadap pasar
properti turun 3 poin dari semester sebelumnya karena kebutuhan sehari-hari meningkat. properti nasional
dipicu penurunan tingkat kepuasan konsumen “Sebagian besar masyarakat yang membeli
terhadap iklim investasi properti, penurunan rumah adalah untuk ditempati, mungkin sekitar pun mengalami
persepsi terhadap upaya pemerintah, serta 70-80 persen. Sedangkan yang beli untuk alasan penurunan.”
pandangan yang kurang positif terhadap harga investasi masih sangat rendah,” katanya.
properti di masa mendatang. Realestat Indonesia (REI) meyakini tahun ini
“Mayoritas konsumen properti yang me- dapat menjadi momentum kebangkitan sektor
rupakan pemilik rumah mengharapkan peme- properti nasional. Ketua Umum DPP REI, Paulus
rintah untuk menerapkan pajak progresif,” ung- Totok Lusida memproyeksi pertumbuhan sek-
kap Marine. tor properti tahun 2023 bisa mencapai 10 per-
sen, atau lebih tinggi dibandingkan realisasi ta-
Tunda Pembelian hun 2022 yang hanya sekitar 4,8 persen.
Dengan kondisi-kondisi yang ada tersebut “Trennya masih bertumbuh, mudah-mu-
terutama jika kenaikan inflasi terus berlanjut, dahan tahun ini bisa naik dibanding 2022
maka lebih dari setengah responden survei atau menjadi sekitar 10 persen. Hal itu didorong
53 persen mengaku akan menunda rencana capaian penjualan yang positif dari beberapa
pembelian rumah sampai inflasi turun. Semen- pengembang papan atas nasional termasuk
tara 9 persen responden akan membatalkan adaya insentif dari pemerintah,” ujar Totok. (Rinaldi)
RealEstat Indonesia | Edisi 196, April 2023 | 43
43
|
|
A
pril 2023
Indonesia
Edisi 196,
Real
Estat

