Page 40 - Majalah REI Edisi Mei 2023
P. 40

TRANSPORTASI






           ATASI PROBLEM


           TRANSPORTASI



           DI METROPOLITAN


           JABODETABEK





           METROPOLITAN JABODETABEK SAAT INI
           MENGHADAPI ISU YANG CUKUP SERIUS TERUTAMA
           DALAM SEKTOR TRANSPORTASI, DAN SALAH
           SATU UPAYA UNTUK MENGATASI HAL TERSEBUT
           PERLU DIKEMBANGKAN BERBAGAI KEBIJAKAN
           UNTUK MENDORONG MINAT MASYARAKAT DALAM
           MENGGUNAKAN MODA TRANSPORTASI UMUM
           MASSAL SEPERTI MRT, LRT, DAN BRT.

          H       al tersebut diungkapkan Wahyu Utomo, Deputi Bidang Koordi-  perkotaan di Jabodetabek melalui berbagai program termasuk dengan
                                                                   “Pemerintah Indonesia terus bekerjasama dalam sektor transportasi
                  nasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Pereko-
                  nomian dalam mini seminar di Jakarta, baru-baru ini.
                                                                Pemerintah Jepang lewat Program Jabodetabek Urban Transportation
                     Selain itu, menurutnya, pengembangan kawasan di sekitar
           stasiun atau simpul transportasi juga perlu terus dilaksanakan melalui   Policy Integration Phase 3 (JUTPI-3) yang saat ini fokus pada studi penye-
                                                                lenggaraan TOD di Jabodetabek,” paparnya.
           strategi yang efektif seperti pengembangan kawasan transit oriented   Pengembangan sistem transportasi massal yang terintegrasi ke
           development (TOD) sehingga aksesibilitas moda transportasi umum dari   dalam rencana pengembangan perkotaan dan TOD, kata Wahyu Utomo,
           pemukiman dan tempat kerja dapat terus ditingkatkan.  merupakan konsep pembangunan yang merumuskan struktur perkotaan
              Wahyu Utomo menyebutkan pengembangan  TOD merupakan   berbasis simpul transportasi. Dengan diterapkannya TOD, aksesibilitas dari
           salah satu kebijakan strategis yang terus didorong untuk mencapai pem-  pemukiman dan tempat kerja menuju transportasi umum akan semakin
           bangunan perkotaan dan pinggiran kota yang berkelanjutan, khususnya   mudah, sehingga konektivitas antar moda transportasi umum pun me-
           di wilayah Metropolitan Jabodetabek.                 ningkat.

                                                                Proyek Strategis
                                                                   Untuk itu, pemerintah saat ini memberikan perhatian khusus kepada
                                                                beberapa proyek strategis nasional (PSN) seperti MRT Utara-Selatan (MRT
                                                                North-South).
                                                                    MRT North-South merupakan salah satu dari 27 PSN di wilayah DKI
                                                                Jakarta, dan termasuk 1 dari 9 PSN senilai Rp256 triliun yang disepakati
                                                                untuk mendapat perhatian khusus baik dari Kemenko Perekonomian,
                                                                Kementerian  Perhubungan  maupun  Pemerintah  Provinsi  DKI  Jakarta
                                                                berdasarkan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang dilaksanakan pada
                                                                tanggal 19 Januari 2023 lalu dan dipimpin langsung oleh Menteri Koordi-
                                                                nator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
                                                                   MRT North South bernilai investasi sebesar Rp16,3 triliun untuk Fase I
                                                                dan Rp22,5 triliun untuk Fase 2. Proyek transportasi ini terbentang sejauh
                                                                28,3 km, dengan Fase 1 Lebak Bulus – Bundaran HI sepanjang 16 km yang
                                                                telah beroperasi sejak maret 2019, sedangkan Fase 2 terbagi ke dalam Fase
                                                                2A yaitu Bundaran HI – Kota sepanjang 6,3 km yang ditargetkan selesai
                                                                pada tahun 2027 dan Fase 2A yaitu Kota – Ancol Barat sepanjang 6 km
                                                                dengan target selesai pada tahun 2030.

           40   |  Edisi 196, April 2023  |  RealEstat Indonesia
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45