Page 36 - Majalah REI Edisi Mei 2023
P. 36
KONEKTIVITAS
URAI KEMACETAN
KAJIAN PEMBANGUNAN TOL PUNCAK DIKEBUT
KEMACETAN PANJANG LALU LINTAS MENUJU DAN DARI PUNCAK, BOGOR, KERAP TERJADI. HAL ITU KARENA KAWASAN WISATA TERSEBUT MENJADI
ANDALAN WARGA JABODETABEK UNTUK BEREKREASI TERUTAMA DI AKHIR PEKAN. APA SOLUSI YANG SEDANG DISIAPKAN PEMERINTAH?
ernyata, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Megamendung, Cisarua, hingga Cianjur. Tol ini akan tersambung dengan
Perumahan Rakyat (PUPR) sedang berencana membangun jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi.
tol ke kawasan Puncak. Saat ini, tol Caringin-Puncak-Cianjur sudah Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy
T masuk dalam penyusunan kajian proyek. Rahadian menyebutkan bahwa pembangunan jalan tol Puncak ini dapat
Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Rutenya direncanakan mulai
Parikesit menjelaskan jalan tol Caringin-Puncak-Cianjur telah tercantum dari Caringin-Cisarua-Gunung Mas hingga Cianjur.
dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Tol dengan target terbangun/ope-
rasi pada periode 2030-2034.
“Saat ini sudah diberikan izin untuk studi kajian (feasibility study)
dengan pemrakarsa PT Matrasarana Arsitama dan Swoosh Capital KFT.
Kita masih tunggu studi mereka termasuk kebutuhan investasinya,” ujar
Danang pada saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI,
Selasa (28/3).
Dijelaskan, dari studi awal pembangunan tol Caringin-Puncak-Cianjur
sepanjang 51,8 kilometer (km) tersebut membutuhkan biaya Rp24,37
triliun.
Menurut Danang, selain studi kajian, di tahun 2023 ini ada beberapa
tahapan lain yang akan dilakukan seperti kajian Analisis Dampak Ling-
kungan (AMDAL) serta di tahun 2024 akan dilakukan pengadaan lahan
dan detail engineering design (DCD).
Dari data BPJT disebutkan bahwa tol Puncak akan terdiri dari 5
seksi dengan panjang 51,8 km, yang akan menghubungkan Caringin,
36 | Edisi 196, April 2023 | RealEstat Indonesia

