Page 48 - Majalah REI Edisi Mei 2023
P. 48

REGULASI




































              MASYARAKAT HARUS DIEDUKASI


                BANGUN RUMAH TAHAN GEMPA





           KOMISI V DPR RI MEMINTA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT (PUPR) DAN PEMERINTAH DAERAH UNTUK
           TERUS MEMBERIKAN EDUKASI TERKAIT PENTINGNYA STRUKTUR BANGUNAN TAHAN GEMPA KEPADA MASYARAKAT UNTUK MEMINIMALISIR
           KERUSAKAN HUNIAN PASCA BENCANA.

                    akil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae menegaskan bahwa   Direktur Rumah Khusus Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian
                    pihaknya tidak hanya memberikan perhatian khusus kepada   PUPR,  Yusniewati menjelaskan, pembangunan hunian tetap (Huntap)
                    program rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan terdampak   relokasi untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten
           Wbencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,   Cianjur dilaksanakan di dua lokasi.
           tetapi juga berharap pemerintah terus mengedukasi masyarakat tentang   Lokasi pertama di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku sebanyak 200
           struktur dan teknologi bangunan tahan gempa.         unit dan Desa Murnisari Kecamatan Mande sebanyak 151 unit.
              “Kami memberi perhatian serius pada rehabilitasi dan rekonstruksi     Pekerjaan pembangunan Huntap dilaksanakan oleh Kontraktor
           bangunan terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur,” ujarnya saat   Pelaksana PT Brantas Abiparaya dan Manajemen Kontruksi PT Indah Karya.
           memimpin Tim Kerja Spesifik Komisi V DPR meninjau infrastruktur pasca   Kementerian PUPR juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah
           bencana di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (20/3).  Kabupaten Cianjur terkait dengan penetapan calon penerima bantuan
              Menurut  Ridwan, penanganan pembangunan infrastruktur  pasca   Huntap ini.
           bencana sangat diperlukan untuk membantu masyarakat yang terdam-  “Untuk Huntap tahap I di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku dibangun
           pak. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di ka-  dengan teknologi rumah instan sederhana sehat (Risha) di atas lahan 2,5
           wasan rawan bencana sehingga pemanfaatan teknologi rumah tahan   hektar dan saat ini sudah selesai 100 persen. Jumlah hunian yang dibangun
           gempa sangat diperlukan.                             sebanyak 200 unit tipe kopel 36 meter persegi dengan luas kapling 75
              DPR RI, imbuh Ridwan, juga meminta agar Kementerian PUPR dalam   meter persegi dan untuk Huntap Tahap II di Desa Murnisari masih dalam
           proses penanganan pasca bencana tidak hanya membangun kembali   proses pembangunan,” katanya
           infrastruktur dan perumahan saja. Tetapi juga memperkuat struktur ba-  Adanya teknologi rumah tahan gempa Risha, kata Yusniewati, meru-
           ngunan tahan gempa.                                  pakan hasil inovasi Kementerian PUPR untuk dapat membangun hunian
              “Kami harap Kementerian PUPR bisa memberi perhatian khusus agar   dengan cepat.
           masyarakat bisa mendapat  edukasi pentingnya rumah tahan gempa.   Prinsip pembangunan Huntap yang dilaksanakan Kementerian
           Sebab masih banyak masyarakat yang hanya membangun rumah asal jadi   PUPR adalah dengan konsep Built Back Better yakni membangun kembali
           dan tidak memperhatikan konstruksi bangunan,” katanya.  infrastruktur yang tahan bencana dengan lebih baik dan berkualitas.

           48      |     Edisi 196,  A pril 2023   |   Real Estat   Indonesia
           48   |  Edisi 196, April 2023  |  RealEstat Indonesia
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53