Page 11 - Majalah REI Edisi September 2023
P. 11

TOPIK UTAMA

                 Dengan kekuatan pasar residensial terse-
              but, bos Buana Kassiti Group itu optimistis efek
              domino dari kasus kebangkrutan Evergrande
              tidak akan sebesar seperti yang terjadi saat kri-
              sis Lehman Brothers pada tahun 2008.
                 Joko Suranto melihat pembangunan dan
              pemulihan pasar properti di Indonesia yang
              sedang terjadi saat ini akan terus berlanjut.
              Karena berbeda dengan sektor properti di
              China yang sering dibuat untuk investasi,
              hunian di Indonesia mayoritas dibeli untuk
              tempat tinggal. Hal tersebut akan menopang
              kinerja properti, serta mendukung  cash flow
              developer nasional. Dia pun melihat struktur
              utang pengembang nasional saat ini tidak ada   SYARIFAH SYAUKAT                ALI TRANGHANDA
              yang sebesar utang pengembang-pengem-  SENIOR RESEARCH ADVISOR                 CEO INDONESIA
              bang di Tiongkok.                       KNIGHT FRANK INDONESIA                 PROPERTY WATCH
                 Namun belajar dari kasus gagal bayar
              utang pengembang di China, REI mengingat-
              kan pengembang nasional untuk melakukan   fah Syaukat. Dia mengatakan kemungkinan   nim sekali. Terlebih, pasar properti nasional
              perencanaan yang matang termasuk dalam   Indonesia  hanya  akan  mengalami  dampak   masih mengandalkan pembeli lokal. Namun,
              mengelola sumber pembiayaan. Gunakan data   minor dari kasus gagal bayar pengembang   Indonesia perlu mewaspadai potensi pelema-
              yang valid dan terukur, sehingga pembangu-  di Tiongkok. Begitu pun, dia memberi sinyal   han ekspor, ekuitas hingga rupiah.
              nan itu secara pasar dan pendanaan internal   waspada  agar  pengembang  nasional  tetap   “Patut diingat juga bahwa investasi Tiong-
              bisa terjaga kesinambungannya. Untuk situasi   berjaga-jaga.           kok di Indonesia lumayan besar terutama di
              saat ini, ujarnya, pengembang masih bisa terus   “Pasar properti di Indonesia itu sebagian   sektor komoditas terutama pertambangan.
              tancap gas tetapi sebaiknya tetap menjaga   besar didominasi pasar domestik. Dengan   Ini yang penting dijaga terutama menyangkut
              rem.                               demikian apakah akan berdampak? Saya kira   keberlanjutan investasi mereka di Indonesia,”
                 “Lakukan pengukuran terhadap beban   dampak langsung tidak ada, meski mungkin   ujarnya.
              pembiayaan yang mampu dikelola perusahaan   ada dampak yang tidak langsung seperti   Pengamat properti, Panangian Simanung-
              dengan melihat tingkat penjualan. Dengan   terkait kepastian pasokan sejumlah bahan ma-  kalit menegaskan Indonesia cukup berpeng-
              begitu, beban kewajiban yang harus dibayar   terial,” ujarnya.         alaman mengatasi krisis. Hal ini tidak terlepas
              tidak akan melebihi pendapatan yang ada,   CEO Indonesia Property Watch, Ali Trang-  dari peristiwa krisis keuangan pada 1998, di-
              sehingga tekanan cash flow-nya bisa lebih baik.   handa menyebutkan Evergrande  tidak ada   mana saat itu utang Indonesia hingga kredit
              Selain itu, pastikan target pasar yang dibidik se-  hubungan langsung ke Indonesia, sehingga   macet mencapai di atas 50%. Namun pada
              suai,” saran Joko Suranto.         dampaknya secara langsung terhadap pasar   krisis  keuangan  berikutnya,  pengembang  In-
                                                 properti di dalam negeri tidak ada.   donesia sudah mampu mengendalikan utang.
              Sinyal Waspada                        Investasi pengembang asal  Tiongkok   “Kasus Evergrande ini salah satunya karena
                 Pendapat senada diingatkan  Senior Re-  di Indonesia juga tidak terlalu signifikan, se-  China kurang transparan dalam pemberian
              search Advisor Knight Frank Indonesia, Syari-  hingga “guncangan” pasar kemungkinan mi-  kredit dan monitoring perusahaan. Selain
                                                                                     itu  dipengaruhi oleh  cash flow  yang  tidak
                                                                                     menutupi pengeluaran bisnis. Karenanya,
                                                                                     setiap pengembang harus berhati-hati untuk
                                                                                     melakukan ekspansi,” kata Panangian dikutip
                                                                                     dari Tren Asia.
                                                                                        Pengamat pasar modal, Desmond  Wira
                                                                                     menilai kasus Evergrande tidak akan memberi-
                                                                                     kan dampak langsung terhadap kinerja emiten
                                                                                     properti  di  Indonesia. Tetapi  ada  dampak  ti-
                                                                                     dak langsung terhadap ekonomi Indonesia.
                                                                                     Menurutnya, kebangkrutan Evergrande me-
                                                                                     nunjukkan  adanya  pelemahan  ekonomi  di
                                                                                     China.
                                                                                        “Pelemahan ekonomi China yang merupa-
                                                                                     kan terbesar kedua dunia akan berdampak
                                                                                     pada negara-negara lain. Misalnya pada
                                                                                     turunnya  permintaan  bahan  mentah  dari
                                                                                     Indonesia,”  ungkapnya  dikutip  dari  Liputan6.
                                                                     FOTO-FOTO: ISTIMEWA  com. (Rinaldi/Teti)

                                                                                                                    11
                                                                                      RealEstat Indonesia  |  Edisi 201, September 2023   |   11
                                                                                                   |
                                                                                                                   |


                                                                                                          September 2023

                                                                                             Indonesia
                                                                                                    Edisi 201,
                                                                                         Estat
                                                                                      Real
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16