Page 8 - Majalah REI Edisi September 2023
P. 8

TOPIK UTAMA





























              WASPADAI KRISIS PROPERTI



                                         DI TIONGKOK






           EKSPANSI JOR-JORAN DAN TATA KELOLA KEUANGAN             Meski kebangkrutan pengembang properti bukan pertama kali
           PENGEMBANG YANG LEBIH MENGEDEPANKAN PINJAMAN         terjadi di China tetapi pengumuman kebangkrutan Evergrande menjadi
                                                                sinyal adanya krisis utang luar biasa di sektor properti, mengingat
           TELAH MEMICU KRISIS SEKTOR PROPERTI DI TIONGKOK.     Evergrande selama ini berkontribusi besar yakni sekitar 30 persen dari
                                                                perekonomian negara tersebut.
                 anda-tanda pelemahan sektor properti di Tiongkok sudah ter-  Evergrande resmi mengumumkan kebangkrutan di Pengadilan New
                 lihat sejak raksasa properti Evergrande terungkap mengalami   York Amerika Serikat pada 17 Agustus 2023. Perusahaan properti terbesar
                 gagal bayar utang (default) pada tahun 2021. Situasi pasar   di Negeri Panda itu mengajukan kode perlindungan kebangkrutan Bab
           T semakin “memanas”  ketika  pengembang  besar  di  China  itu   15  yang  memungkinkan  pengadilan di  Amerika  Serikat  untuk  turun
           resmi mengumumkan perlindungan kebangkrutan pada pertengahan   membantu perusahaan untuk melakukan restrukturisasi dari para kre-
           Agustus lalu.                                        ditur. Penjadwalan sidang pengakuan kebangkrutan rencananya akan
              Kebangkrutan Evergrande ini menjadi peringatan keras jika krisis   dilaksanakan pada 26 September.
           properti bahkan krisis ekonomi mungkin saja akan melanda negara
           dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. Pasalnya,
           penjualan rumah di China selama 12 bulan terakhir telah turun secara
           berturut-turut. Anjloknya penjualan rumah ini adalah yang terparah
           sejak negara tersebut memperbolehkan pasar properti swasta pada
           akhir 1990-an.
              Dilaporkan banyak pengembang yang sudah menghentikan pem-
           bangunan rumah karena khawatir dengan arus cashflow perusahaan.
           Di  China, ada fenomena  umum jika pengembang mengontrol ritme
           konstruksi proyek perumahan berdasarkan tingkat penjualan. Lembaga
           riset E-house China Research and Development Institution yang ber-
           basis di Shanghai melaporkan, lebih dari 200 proyek dari sekitar 80 pe-
           ngembang yang terpengaruh akibat kebangkrutan Evergrande.
              Di sisi lain, kasus gagal bayar Evergrande dan Country Garden yang
           juga berbasis di China turut meningkatkan kekhawatiran akan dam-
           paknya terhadap sistem perbankan di Tiongkok. Selain dampak negatif
           bagi sektor perekonomian negara tersebut di tengah lesunya konsumsi
           domestik dan aktivitas ekspor.

           8      |     Edisi 201,  September 2023   |   Real Estat   Indonesia
           8   |  Edisi 201, September 2023  |  RealEstat Indonesia
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13