Page 42 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 42

PEMBIAYAAN





























               PERTARUHAN NASIB PEMBIAYAAN



                 PERUMAHAN SEKTOR INFORMAL




           KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT (PUPR) DI 2023 BERJANJI AKAN MENUNTASKAN SEJUMLAH SKIM
           PEMBIAYAAN PERUMAHAN YANG MENYASAR BEBERAPA KELOMPOK MASYARAKAT TERMASUK MASYARAKAT DI SEKTOR INFORMAL. HAL
           INI DIPACU DIHENTIKANNYA PROGRAM BANTUAN PEMBIAYAAN PERUMAHAN BERBASIS TABUNGAN (BP2BT).

                                                                pada 2023, setidaknya sebanyak 50.000 unit akan dialokasikan untuk
                                                                para pekerja mandiri khususnya pekerja informal berbasis komunitas.
                                                                Alokasi dana FLPP tahun 2023 sebesar Rp25,18 triliun untuk memfasilitasi
                                                                KPR FLPP sebanyak 220.000 unit rumah.
                                                                   “Kalau di 2022 BP2BT hanya 13.000 unit, maka di 2023 akan kita
                                                                tingkatkan menjadi 50.000 unit. Kami nanti akan bekerjasama dengan
                                                                Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk memetakan permin-
                                                                taannya,” jelas Herry TZ.
                                                                   Menurutnya, para pekerja mandiri di sektor informal ini sering ter-
                                                                bentur dengan aturan perbankan karena bank menuntut kepastian
                                                                penghasilan. Nantinya, pekerja mandiri akan diwajibkan untuk menjadi
                                                                anggota Tapera terlebih dahulu.
                                                                   “Karena itu dibutuhkan usaha yang valid agar nanti bisa dilaksanakan
                                                                oleh komunitas yang menaungi mereka. Kemudian buy back guarantee
                                                                (garansi beli kembali) dilakukan oleh pengembang,” ungkapnya.
                  irektur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan   Selain alokasi dana melalui FLPP, di 2023 Kementerian PUPR ber-
                  Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna menegaskan bah-  janji akan menuntaskan  sejumlah skim pembiayaan perumahan
                  wa di 2023 program BP2BT tidak akan dilanjutkan. Evaluasi   untuk sektor informal seperti skema sewa beli atau rent to own yang
          Dmenyeluruh sedang dilakukan kementerian terhadap program   dikombinasikan dengan contractual saving housing.
           bantuan  pembiayaan  perumahan  bagi  sektor  informal  yang  dibiayai   Lalu untuk masyarakat perkotaan yang diarahkan ke hunian vertikal
           Bank Dunia tersebut.                                 disiapkan skema staircasing shared ownership (SSO), serta untuk generasi
              “BP2BT memang tidak dilanjutkan lagi pada tahun depan (2023),   milenial melalui skema KPR dengan jangka waktu lebih panjang sesuai
           sehingga Kementerian PUPR akan melakukan evaluasi,” kata Herry men-  dengan housing career. 
           jawab wartawan di akhir tahun 2022.                     Pemerintah, menurut Herry TZ, juga akan meningkatkan ketersedia-
              Meski begitu, ujar dia, BP2BT tetap akan dilanjutkan melalui program   an  landbank  untuk pembangunan hunian yang terintegrasi dengan
           FLPP yang dikoordinir Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat   transit oriented development (TOD) serta bersiap menerapkan green fi-
           (BP Tapera). Dimana dari alokasi dana FLPP untuk 220.000 unit rumah   nancing guna merespons dampak perubahan iklim.

           42      |     Edisi 193,  J anuari 2023   |   Real Estat   Indonesia
           42   |  Edisi 193, Januari 2023  |  RealEstat Indonesia
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47