Page 39 - Majalah REI Edisi Januari 2023
P. 39

INTERNASIONAL

                 Sementara itu, status Singapura sebagai
              tempat berlindung yang aman dan fundamen-
              tal  properti yang sehat akan terus menarik
              modal investasi, selain itu sistem kerja Australia
              yang sangat transparan serta karakteristik beta
              yang rendah dapat menarik para investor inti.

              Tren Perkantoran
                 Riset JLL menunjukkan bahwa di 2023
              mayoritas perusahaan  di dunia atau  sekitar
              74%  bersedia  membayar  premi  untuk
              menyewa sebuah gedung yang mengutama-
              kan keberlanjutan (sustainability) berdasarkan
              strategi Environmental, Social, and Governance
              (ESG) atau yang memiliki kredensi ramah ling-
              kungan. Sebanyak 22% perusahaan bahkan
              sudah melakukannya.
                 Disebutkan, dengan sangat terbatasnya
              bangunan yang ramah lingkungan dan efi-                                                   FOTO-FOTO: ISTIMEWA
              sien, pemilik properti yang melakukan pro-
              yek retrofit bisa mendapatkan keuntungan dari   portofolio mereka pada 2025.  Namun, pasokan   893.554 meter persegi atau hanya 13% dari
              sewa yang lebih tinggi, serta risiko keuangan   gedung bersertifikasi ramah lingkungan yang   total populasi ruang kantor di CBD Jakarta.
              yang lebih rendah.                 saat ini sebesar 40% untuk stok perkantoran   Syarifah Syaukat, Senior Research Advi-
                 “Juga dapat meningkatkan akses inves-  Grade A tidak cukup memenuhi ambisi target   sor,  Knight  Frank  Indonesia  mengatakan
              tasi yang lebih baik dengan harga yang meng-  net zero carbon yang ditetapkan oleh penghuni   ruang kantor yang memenuhi kriteria ESG
              untungkan dan prospek yang lebih baik untuk   tersebut.                masih minim bahkan sangat terbatas di
              menarik dan mempertahankan penyewa,” ujar                              Jakarta.Sementara permintaan gedung per-
              Roddy Allan .                      Masih Minim                         kantoran dengan kriteria ramah lingkungan
                 Dia menambahkan, peluang terletak pada   Sebelumnya, Knight Frank Indonesia   itu masih didominasi dari perusahaan multi-
              premi sewa untuk bangunan bersertifikasi   menyebutkan hanya ada 18 gedung perkan-  nasional.
              ramah lingkungan, yang muncul karena kesen-  toran bersertifikat gedung hijau yang saat ini   “Kepedulian perusahaan multinasional
              jangan permintaan dan penawaran.   memenuhi kriteria ESG di dalam dan luar wila-  untuk memiliki portofolio aset hijau yang ber-
                 Menurut riset JLL, penghuni di Asia Pasifik   yah Central Business District (CBD) Jakarta.   kelanjutan membuktikan komitmen meng-
              berkeinginan memiliki sertifikasi keberlanjutan   Khusus di dalam CBD, terdapat 15 gedung   implementasikan rencana mitigasi dampak
              yang diakui pasar, setidaknya setengah dari   bersertifikat hijau dengan total luas mencapai   perubahan iklim untuk mencapai net zero car-
                                                                                     bon pada tahun 2030,” jelas Sari, demikian dia
                                                                                     akrab disapa dalam laporannya.
                                                                                        Knight  Frank  Indonesia mencatat  pada
                                                                                     2021 rerata harga sewa per meter persegi
                                                                                     per bulan untuk ruang kantor yang meme-
                                                                                     nuhi kriteria ESG di CBD Jakarta  mencapai
                                                                                     Rp304.461 per bulan lebih tinggi dibanding-
                                                                                     kan dengan yang non-ESG sebesar Rp240.106
                                                                                     per bulan.
                                                                                        Sementara rerata biaya pemeliharaan un-
                                                                                     tuk ruang kantor ESG juga tercatat lebih tinggi
                                                                                     25% jika dibandingkan dengan kantor non-
                                                                                     ESG. Konsekuensinya, tingkat hunian kantor
                                                                                     ESG tercatat 70,6%, atau sedikit lebih rendah
                                                                                     dari gedung kantor non-ESG.
                                                                                        Menurut Sari,  meski  gedung  ramah
                                                                                     lingkungan cenderung memiliki biaya sewa
                                                                                     dan perawatan yang lebih mahal dari gedung
                                                                                     kantor pada umumnya, namun gedung ramah
                                                                                     lingkungan bernilai lebih tinggi sekitar 10%
                                                                                     dari yang non-ESG. Selain itu, operasional
                                                                                     gedung berbasis ESG umumnya mampu
                                                                                     menghemat 30%-40% penggunaan energi
                                                                                     dan 20%-30% penggunaan air. (Rinaldi)

                                                                                       RealEstat Indonesia  |  Edisi 193, Januari 2023   |   39
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44