Page 10 - Majalah REI Edisi Desember 2023
P. 10
TOPIK UTAMA
RUMAH TAPAK
MASIH MENJANJIKAN
Pasar rumah tapak (landed house) terutama di Bodetabek (Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) tumbuh makin
positif pasca berakhirnya pandemi. Kinerja penjualan yang positif itu diproyeksi masih akan terus bersinar
di 2024.
artin S Hutapea, Associate Director PT Leads Property Ser- Harga rumah kelas menengah di kawasan Bodetabek sepanjang
vices Indonesia atau Leads Property mengungkapkan peng- kuartal III-2023 tumbuh di harga rata-rata mencapai Rp2,5 miliar, dengan
embangan hunian tapak di Bodetabek di 2024 diperkirakan rincian Bogor Rp900 juta, Bekasi Rp1,5 miliar, Depok Rp1,8 miliar, dan
Mmasih akan cenderung terfokus di wilayah Tangerang dan Tangerang Rp3,1 miliar.
Bekasi. Leads Property menyebutkan, pasokan rumah tapak di Jabodeta-
Selain karena sehatnya tingkat penjualan, hal itu juga didorong ke- bek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) hingga kuartal III-2023
tersediaan lahan yang melimpah di kedua daerah tersebut terutama di mencapai 162 ribu unit, dengan pasokan terbanyak berasal dari Tange-
wilayah kabupaten, sehingga akan mendorong pertumbuhan peruma- rang 44%, Bekasi 25%, Bogor 21%, Jakarta 5%, dan Depok 5%.
han tapak di Bodetabek. Hendra Hartono, CEO PT Leads Property Services Indonesia menam-
“Adanya insentif PPN DTP hingga Desember 2024 akan meringankan bahkan, terdapat beberapa hal yang akan menjadi tren di pasar rumah
beban pajak konsumen, sehingga diharapkan semakin memudahkan tapak Jabodetabek. Salah satu tren adalah end-user atau pembeli hunian
masyarakat untuk mengakses hunian seharga di bawah Rp2 miliar. Pajak pertama sebagian besar akan memilih unit dengan rentang harga antara
ditanggung pemerintah itu akan memacu likuiditas pasar properti dan Rp1 miliar-Rp2 miliar. Harga rumah tapak tersebut berpotensi semakin
mendongkrak permintaan,” kata Martin pada media briefing bertajuk dilirik pembeli dengan adanya insentif PPN DTP sebesar 100%.
“Property Market Outlook 2024” di Jakarta, baru-baru ini. “Sementara pengembang diharapkan nantinya akan fokus pada
Sementara itu, perkembangan harga jual rumah diperkirakan akan pembangunan skala township sehingga akan membuka peluang kerja
terjaga dan bergerak di tingkat kenaikan yang relatif rendah, sebagai sama dengan investor asing yang tidak hanya akan memberikan akses
upaya pengembang untuk menjaga ekspektasi pasar di tengah perlam- permodalan, namun juga pengalaman dan keahlian,” ujarnya.
batan ekonomi dan kenaikan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR). Tahun depan, diproyeksikan KPR masih akan mendominasi cara
Leads Property melaporkan, di kuartal III-2023 kenaikan harga rumah pembelian rumah dengan kemungkinan pembiayaan hingga 80% dan
tapak tertinggi terjadi di Bekasi dan Depok. Hal itu karena didukung tenor maksimal 25 tahun.
akses tol dan infrastruktur moda transportasi massal seperti LRT. Bekasi Cushman & Wakefield Indonesia memproyeksikan permintaan
dan Depok tercatat mengalami kenaikan harga signifikan dalam setahun rumah tapak di tahun 2024 akan meningkat sekitar 2,8% secara tahunan
terakhir, dengan rincian Bekasi tumbuh 20% secara tahunan (year on (year on year). Insentif PPN DTP akan mendorong permintaan kumulatif
year) dan Depok tumbuh 17%. perumahan tapak di tahun depan.
“Sedangkan harga rumah di Bogor hanya naik 8,3% secara tahunan
dan di Tangerang naik 7,7%,” paparnya.
10 | Edisi 204, Desember 2023 | RealEstat Indonesia
10 | Edisi 204, Desember 2023 | RealEstat Indonesia

