Page 34 - Majalah REI Edisi Desember 2023
P. 34
ISU GLOBAL
Investasi Properti Komersial
di Asia Pasifik Melambat
Aktivitas investasi properti komersial di Asia Pasifik menurun sebesar 22% secara tahunan (year on year/
yoy) pada kuartal III-2023. Ini merupakan capaian terendah secara kuartalan sejak kuartal kedua 2010.
ones Lang LaSalle (JLL) menyebutkan investasi properti di Sepanjang kuartal ketiga, China muncul sebagai pasar paling
Asia Pasifik turun menjadi US$21,3 miliar seiring berlanjutnya aktif di Asia Pasifik. Volume investasi melawan tren penurunan
kontraksi tajam pada volume investasi di sektor perkantoran dan mencapai US$4,7 miliar, naik 43% secara tahunan di tengah
Jdan ritel, sedangkan sektor industri dan logistik serta sektor partisipasi investor asing yang terbatas. Bagi investor domestik dan
hunian dan multifamily tetap tangguh. korporasi, sektor industri dan logistik serta aset yang dilengkapi
Disebutkan, meski gagasan untuk kembali bekerja di kantor dengan riset dan pengembangan merupakan penerima utama
terus menguat dan tingkat hunian rendah di banyak pasar, namun modal.
para investor umumnya tetap lebih berhati-hati terhadap sektor Di Hong Kong, aktivitas investasi mencapai US$0,8 miliar, naik
perkantoran. Biaya utang yang tinggi juga memberikan tekanan 15% secara tahunan dengan sebagian besar transaksi terdiri dari
repricing (penentuan harga) dan sebagian besar pasar masih berada penempatan sekaligus dalam jumlah kecil yang melibatkan aset de-
dalam mode pencarian harga saat investor menyesuaikan target ngan strata-title untuk penggunaan pribadi.
return untuk akuisisi. Sementara di Jepang, volume investasi tercatat sebesar US$4,1
“Kami tetap yakin dengan daya tarik jangka panjang dan ke- miliar, dengan pertumbuhan 3% (yoy). Sektor industri dan logistik
tahanan pasar realestat komersial Asia Pasifik, namun kami tetap menjadi sektor yang aktif dalam pasar ini, dengan dua akuisisi por-
realistis bahwa para investor mencari kepastian lebih lanjut menge- tofolio yang mencolok oleh investor domestik, dan J-REIT yang
nai harga dan situasi makroekonomi,” kata Stuart Crow, CEO Asia mengakuisisi portofolio hotel seiring pemulihan pariwisata yang ce-
Pacific Capital Markets JLL dalam laporannya, Selasa (21/11). pat dan kenaikan harga kamar hotel.
Di Australia, volume investasi merosot 47% (yoy) menjadi US$3,8
miliar. Pasar investasi tetap lambat karena proses penentuan harga
terus berlanjut di tengah perubahan biaya pendanaan yang cepat.
Terjadi perubahan alokasi ke aset industri dan logistik dan hunian
mahasiswa dengan keyakinan yang tumbuh di sektor- sektor ini.
Volume investasi Singapura juga mengalami penurunan se-
besar 11% menjadi US$2 miliar, dengan akuisisi yang mencolok di
sektor hotel & perhotelan serta ritel.
34 | Edisi 204, Desember 2023 | Real Estat Indonesia
34 | Edisi 204, Desember 2023 | RealEstat Indonesia

