Page 41 - Majalah REI Edisi Februari 2023
P. 41
PERKOTAAN
Bangun Hunian Kepastian Investasi nomi baru di Indonesia.
Sementara itu, tiga investor segera mem- Wakil Direktur Utama Risjadson Brunsfield “Investor pasti bisa melihat masa depan
bangun hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) Nusantara – CCFG sebagai leading company dari IKN ini. Seperti para investor yang mena-
dan Hankam di IKN. Ketiga investor tersebut konsorsium Nusantara, Abdulbar M. Mansoer, namkan modalnya di BSD City dan sekitarnya
adalah PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT menambahkan konsorsium tertarik untuk beberapa puluh tahun lalu, sekarang mereka
Risjadson Brunsfield Nusantara – CCFG Corp berinvestasi di IKN Nusantara karena melihat sudah menikmati hasil investasinya,” kata
(Konsorsium Nusantara), serta Korea Land and perencanaannya sudah sangat matang dan Piter.
Housing Corporation (KLHC). komprehensif. Yang paling penting, ujarnya, pemerintah
Bambang Susantono, mengatakan ketiga ”Saya yakin akan banyak investor baik dari harus bisa menunjukkan ke para investor bah-
perusahaan tersebut sudah mendapatkan dalam negeri, asing atau konsorsium yang wa ada kepastian dalam berinvestasi di IKN
Surat Izin Prakarsa Proyek (SIPP) atau Letter to akan menanamkan modalnya untuk pemba- Nusantara.
Proceed (LTP) dari Menteri Pekerjaan Umum ngunan IKN Nusantara,” kata pria yang akrab Piter menambahkan, kepercayaan investor
dan Perumahan Rakyat (PUPR). disapa Barry tersebut. akan meningkat apabila pembangunan in-
“Tiga investor sudah mendapatkan SIPP Direktur Eksekutif Segara Research Institu- frastruktur sudah mulai terlihat. ”Jika fisik ge-
untuk membangun hunian ASN/Hankam. Se- te, Piter Abdullah mengatakan minat investor dung-gedung kementerian atau lembaga pe-
moga bisa langsung tancap gas di awal tahun untuk menanamkan modal di IKN seharusnya merintah sudah jadi, saya yakin investor akan
ini,” ujarnya. Dengan sudah mendapatkan SIPP, tinggi, karena potensi IKN sebagai pusat eko- berdatangan ke IKN,” ungkapnya. (Rinaldi)
para investor selanjutnya akan melakukan
studi kelayakan yang komprehensif dan harus
diserahkan ke pemerintah paling lambat enam
bulan kemudian.
Hunian yang dibangun oleh tiga investor
tersebut akan mampu menampung kurang
lebih 14.500 ASN dan Hankam di 184 tower
yang berada di beberapa area. Ketiga investor
tersebut ditargetkan untuk menuntaskan pe-
kerjaan pada tahun 2024 dan sehingga dapat
beroperasi pada Agustus-Desember 2024.
Total nilai investasi dari ketiga investor
tersebut adalah sekitar Rp41 triliun dengan
skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan
Usaha (KPBU). Adapun rincian nilai investasi-
nya, Summarecon Agung sebesar Rp1,67 tri-
liun, Konsorsium Nusantara sebesar Rp30,8
triliun dan KLHC sebesar Rp8,65 triliun.
FOTO-FOTO: ISTIMEWA
RealEstat Indonesia | Edisi 194, Februari 2023 | 41

