Page 40 - Majalah REI Edisi Februari 2023
P. 40

PERKOTAAN

          MENGINTIP MINAT INVESTOR DI IKN




          OTORITA IBU KOTA NEGARA (IKN) MENYEBUTKAN MINAT INVESTOR UNTUK MASUK KE IKN NUSANTARA CUKUP TINGGI. SAMPAI SAAT INI
          LEBIH DARI 70 PERUSAHAAN SWASTA TELAH MENGIRIMKAN SURAT KOMITMEN AWAL ATAU LETTER OF INTENT (LOI) KE OTORITA IKN DAN
          MENYATAKAN MINAT UNTUK BERINVESTASI DI IKN.

              ni termasuk 11 pernyataan dari perusahaan Malaysia yang baru-  Mengenai peluang investasi di IKN Nusantara, menurutnya, ada
              baru ini disampaikan pada kami di hadapan Presiden RI Joko   beberapa sektor yang berpeluang bagus. Diantaranya transportasi, pen-
              Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim,” jelas   didikan, energi baru dan terbarukan, industri pertanian berkelanjutan,
         “IKepala Otorita IKN Bambang Susantono di depan para investor di   teknologi kota cerdas, dan sebagainya.
          Davos, Swiss, baru-baru ini.                            “Melihat perkembangan ini, saya yakin IKN akan terus menarik
             Penegasan tersebut dia sampaikan saat memaparkan perkembang-  banyak investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” ungkap
          an dan peluang bisnis di IKN pada perhelatan World Economic Forum   Bambang Susantono.
          (WEF) pada 16-20 Januari 2023 di Davos, Swiss. Pemerintah Indonesia   Sebelumnya, 11 perusahaan Malaysia telah menyatakan minat un-
          menggelar kegiatan Indonesia Pavilion dengan mengusung tema Expe-  tuk berinvestasi di IKN. Ke-11 perusahaan negara jiran tersebut adalah
          rience Indonesia.                                    Aliance MEP, Berjaya, Boustead Properties, Carsome, HCM Engineering,
             Sekitar 80% dari anggaran pembangunan IKN Nusantara akan   Energy, Olympic Cable, Pharmaniaga, Reneuco, Success Electronics &
          dibiayai oleh swasta. Saat ini IKN telah masuk ke dalam daftar Proyek   Transformer Manufacturer dan Tenaga Nasional.
          Strategis Nasional.                                     “Sekali lagi, LoI dari perusahaan Malaysia tersebut menunjukkan
             Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa pemerintah memahami   dan menjadi bukti nyata bahwa minat investasi luar negeri terhadap
          pentingnya kepastian hukum bagi investor. Saat ini, IKN telah memiliki   pembangunan IKN tinggi. Kami akan segera menindaklanjutinya, se-
          payung hukum yang kuat, sehingga rencana pembangunan dipastikan   hingga investasinya dapat segera masuk,” ujar Bambang Susantono.
          akan terus berlanjut.                                   Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Perdana Menteri
                                                               Malaysia, Anwar Ibrahim turut menyaksikan serah terima 11 LoI in-
                                                               vestor Malaysia untuk membangun IKN itu pada Senin, 9 Januari
                                                               2023 di Istana Kepresidenan Bogor. LoI tersebut diserahkan oleh
                                                               Menteri Perindustrian dan Perdagangan Internasional Malaysia
                                                               Teungku Zafrul bin  Tengku Abdul Aziz kepada Kepala Otorita IKN
                                                               Bambang Susantono.
                                                                  Investor-investor asal Malaysia tersebut berminat menanamkan
                                                               modal di berbagai sektor antara lain pengelolaan sampah (waste ma-
                                                               nagemen), infrastruktur telekomunikasi, properti, jalan raya, layanan ke-
                                                               sehatan dan farmasi, energi terbarukan, hingga  platform e-commerce.
                                                                  Menurut Bambang Susantono, saat ini sektor infrastruktur dan
                                                               utilitas yang paling banyak diminati oleh investor. Setelah itu  mixed
                                                               used dan komersial, perumahan, jasa konsultan, kesehatan, perkantoran
                                                               swasta dan BUMN, perkantoran pemerintah serta teknologi.



























          40      |    Edisi 194, F ebruari 2023   |   RealEstat  Indonesia
          40   |  Edisi 194, Februari 2023  |  RealEstat Indonesia
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45