Page 48 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 48
PERBANKAN
UPAYA MEMIKAT MILENIAL ACEH
JADI PENGEMBANG PERUMAHAN
PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK MELALUI BTN SYARIAH MENDORONG GENERASI MILENIAL DI ACEH UNTUK TERJUN
LANGSUNG KE SEKTOR PROPERTI DENGAN MENJADI PENGEMBANG ATAU DEVELOPER PERUMAHAN. HAL INI DILAKUKAN SEBAGAI
UPAYA DARI BTN SYARIAH MENJADI BANK TERBESAR DI ACEH.
irektur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, di bidang properti guna mendukung supply perumahan.
Bank BTN melalui BTN Syariah ingin mengambil peran “Sektor perumahan menjadi salah satu sektor yang paling tepat
yang lebih besar dan diharapkan bisa menjadi bank sya- dipilih oleh entrepreneur, karena memiliki kontribusi yang signifikan
Driah terbesar di Aceh. Salah satu upaya yang dilakukan terhadap penyerapan tenaga kerja, menggunakan banyak produk
yakni mendorong generasi milenial Aceh menjadi developer atau lokal dan melibatkan banyak pihak sehingga diharapkan akan mam-
pengusaha properti. pu mempercepat menumbuhkan ekonomi nasional,” sebut Nixon.
“Bank BTN sebagai bank yang fokus pembiayaan perumahan
sangat berkepentingan terhadap suplai kebutuhan rumah yang
dihasilkan oleh para developer. Untuk itu, Bank BTN melalui BTN
Syariah agar menjadi yang terbesar di Aceh mengajak para milenial
di Aceh menjadi developer,” ujar Nixon saat memberikan kuliah
umum di hadapan 1.200 peserta Pelatihan Developer Milenial Bank
BTN yang diselenggarakan di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh,
pada 13 Oktober 2023 lalu.
Menurut Nixon, sektor properti di Indonesia menjadi peluang
bisnis yang potensial digeluti oleh generasi milenial, mengingat
kebutuhan perumahan yang masih sangat tinggi. Saat ini, katanya,
backlog perumahan di Indonesia sendiri mencapai 12,71 juta unit,
di mana 47 persen di antaranya didominasi oleh generasi milenial
(5,8 juta orang) yang belum memiliki hunian.
Selain itu, setiap tahunnya lahir sekitar 800 ribu hingga 1,2 juta
pernikahan baru yang membutuhkan hunian. Jumlah tersebut
belum termasuk data, bahwa 38,3 persen masyarakat di Indonesia
saat ini masih menempati hunian yang tidak layak.
“Masih banyaknya rumah tangga di Indonesia yang belum
memiliki rumah merupakan indikasi bahwa sektor perumahan
masih berpotensi untuk terus tumbuh secara berkelanjutan. Hal ini
juga didukung dengan terus bertambahnya jumlah keluarga baru
dan dukungan kemudahan untuk memiliki rumah,” ungkapnya.
Nixon menambahkan, dengan fakta hampir 90 persen
generasi milenial di Indonesia memiliki penghasilan ku-
rang dari Rp 10 juta per bulan, maka segmentasi ru-
mah yang bisa disediakan oleh para developer-de-
veloper milenial yang baru merintis bisnisnya
berkisar Rp200 juta hingga Rp400 juta.
Untuk mengoptimalkan potensi
tersebut, pada tahun 2015 Bank BTN
sendiri membentuk Housing Finan-
ce Center (HFC) sebagai pusat
learning, advisory and research
di bidang perumahan. Melalui
programnya, HFC berupaya un-
tuk mencetak entrepreneur baru
48 | Edisi 203, November 2023 | RealEstat Indonesia

