Page 47 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 47
RUMAH RAKYAT
PROGRAM SEJUTA RUMAH
DIKLAIM SUDAH TEMBUS 896.121 UNIT
JUMLAH CAPAIAN PEMBANGUNAN RUMAH YANG TERMASUK baik dalam hal penyediaan maupun pembiayaan.
DALAM PROGRAM SEJUTA RUMAH (PSR) DI INDONESIA Sejak dilaksanakan mulai tahun 2015 hingga 2021, angka capai-
DIKLAIM TELAH MENCAPAI ANGKA 896.121 UNIT. an PSR tercatat mencapai angka 6.871.094 unit. Sedangkan di tahun
2022 lalu capaian PSR adalah 1.117.491 unit sedangkan capaian ta-
ementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hun 2023 hingga bulan September mencapai 896.121 unit.
mencatat jumlah 896.121 unit tersebut terdiri dari pemba- Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Peru-
ngunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah mahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur menambahkan, dari data yang
K (MBR) sebanyak 771.753 unit dan 124.368 unit. ada jumlah capaian PSR untuk rumah MBR sebanyak 771.753 unit.
”Capaian Program Sejuta Rumah tahun 2023 hingga bulan Jumlah tersebut terdiri dari pembangunan yang dilaksanakan oleh
September atau triwulan III mencapai 896.121 unit,” ujar Direktur Kementerian PUPR sebanyak 351.057 unit, Kementerian/Lembaga
Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Jakarta, lainnya 19.289 unit, dan pemerintah daerah 37.569 unit. Selain itu
dalam keterangannya, Selasa (31/10). pembangunan rumah juga dilaksanakan oleh pengembang non
Iwan menambahkan, pemerintah juga terus berusaha mendo- FLPP 323.714 unit, CSR Perumahan 1.285 unit dan masyarakat 38.839
rong sektor properti dari sisi suplai yaitu dengan menerapkan rang- unit.
kaian kebijakan bidang perumahan, serta melakukan program Sedangkan rumah untuk non MBR tercatat sebanyak 124.368
kolaborasi pemenuhan rumah layak huni dengan para stakeholder unit yang terdiri dari pembangunan rumah oleh pengembang peru-
perumahan, salah satunya dengan PSR. mahan non MBR sebanyak 46.238 unit dan masyarakat 78.130 unit.
Sebagai informasi, Program Sejuta Rumah merupakan salah satu ”Kami akan terus berkoordinasi dengan para stakeholder bidang
Program Strategis Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik perumahan untuk pendataan realisasi pembangunan rumah untuk
Indonesia Joko Widodo sejak tanggal 29 April 2015. Program tersebut masyarakat di daerah. Selain itu juga mendorong Balai Pelaksana
dilaksanakan sebagai bentuk program percepatan dan kolaborasi Penyediaan Perumahan (BP2P) untuk melakukan input dan validasi
antara pemerintah dengan para pelaku pembangunan perumahan data tersebut,” katanya. (Rinaldi)
FOTO-FOTO: ISTIMEWA
RealEstat Indonesia | Edisi 203, November 2023 | 47

