Page 17 - Majalah REI Edisi Februari 2023
P. 17
K K
H
I
K K
U
S
H
U
TO
TOPIK KHUSUS | | |
P
I
TO
P
S
S
S
U
U
BP2BT selama ini dijalankan untuk memper-
luas jumlah penerima subsidi perumahan dan
ditambah dengan membuka akses bagi pekerja
informal untuk mendapatkan KPR bersubsidi
serta memperoleh bantuan perbaikan rumah
tidak layak huni.
Untuk mendapatkan pembiayaan melalui
skema BP2BT, pemohon harus menabung mi-
nimal selama enam bulan hingga saldonya
mencapai besaran 5% dari harga rumah yang
ingin dibeli. Selanjutnya, dana BP2BT akan dibe-
rikan berkisar antara 6%-38% dari harga rumah,
sehingga bisa digabung dengan tabungan un- HERRY TRISAPUTRA ZUNA MOEROD
tuk mengurangi pokok kredit. DIRJEN PUPR WAKIL KETUA UMUM
Di dalam penyaluran BP2BT berbasis FLPP KOORDINATOR DPP REI
tersebut, nantinya BP Tapera akan bekerjasa-
ma dengan bank penyalur termasuk Bank
Tabungan Negara (BTN) yang selama ini menja- Tidak hanya itu, bank khusus perumahan segmen pekerja sektor informal pada tahun ini
di sebagai tulang punggung penyaluran KPR tersebut juga sudah meluncurkan skema rent to patut disambut baik.
FLPP. own pada pertengahan Oktober 2022 lalu. Menurutnya, kelompok sektor informal
Bank BTN juga sudah memberi sinyal untuk Haru mengatakan, berbagai terobosan ini membutuhkan intervensi langsung dari
lebih memperhatikan sektor informal pada ta- dilakukan karena BTN sangat menyadari negara untuk dapat memiliki rumah sendiri
hun ini. betapa besar potensi pasar pekerja sektor karena selama ini mereka sulit mendapatkan
“Kami tentu terus akan mencari pasar- informal, bahkan lebih besar dibandingkan akses pembiayaan dari perbankan termasuk
pasar potensial untuk penyaluran KPR FLPP pekerja formal. Populasi generasi milenial juga program KPR subsidi.
antara lain pembiayaan untuk pekerja sektor terus meningkat, ditambah tingginya minat Padahal, pangsa pasar sektor informal ini
informal seperti pedagang pasar, nelayan, dan mereka terhadap pekerjaan yang tidak terikat mencapai 65% dari keseluruhan MBR, sehingga
sebagainya. Bagi perusahaan atau komunitas status, sehingga menjadi salah satu penyebab potensinya sangat besar.
yang mengayomi pekerja informal, Bank BTN besarnya pasar perumahan untuk pekerja in- “Selama ini, penyaluran FLPP tidak sampai
selalu terbuka untuk bekerjasama yang seluas- formal. 10% yang menyasar pekerja informal. Karena
luasnya,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Haru “Kami akan terus melakukan inovasi mem- itu, REI sangat mendukung sekali terobosan
Koesmahargyo. buat berbagai skema agar layanan perbankan pemerintah untuk memperluas jangkauan
Selama ini, Bank BTN juga telah berkola- bisa dinikmati pekerja informal,” tegasnya. pembiayaan perumahan untuk sektor informal
borasi dengan sejumlah komunitas pekerja termasuk mempermudah persyaratan masya-
informal untuk memberikan layanan jasa per- Program Percontohan rakat memperoleh BP2BT,” ujar Moerod.
bankan termasuk pembiayaan perumahan. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia REI mendorong dilakukannya percepatan
Antara lain dengan komunitas tukang cukur, (REI) Koordinator bidang Perumahan Subsidi, program percontohan (piloting program) agar
pedagang pasar, pengusaha mikro kecil, driver Moerod menegaskan langkah Kementerian sektor informal bisa segera dapat menggunakan
Gojek serta komunitas nelayan tradisional. PUPR dan Bank BTN yang akan fokus menyasar KPR FLPP termasuk KPR bersubsidi. (Rinaldi/Teti)
“BP2BT selama ini
dijalankan untuk
memperluas jumlah
penerima subsidi
perumahan dan ditambah
dengan membuka akses
bagi pekerja informal
untuk mendapatkan
KPR bersubsidi serta
memperoleh bantuan
perbaikan rumah tidak
layak huni.”
FOTO-FOTO: ISTIMEWA
RealEstat Indonesia | Edisi 194, Februari 2023 | 17

