Page 28 - Majalah REI Edisi Februari 2023
P. 28
RITEL
PENGUNJUNG MENINGKAT, PENGELOLA
MALL DI JAKARTA SEMAKIN SEMANGAT
BISNIS PUSAT PERBELANJAAN YANG CUKUP LAMA TERPURUK SELAMA PANDEMI COVID-19 SUDAH MULAI MERANGKAK BANGKIT.
PEMBATASAN AKTIVITAS DAN KERUMUNAN MASYARAKAT TELAH DICABUT, SEHINGGA MENDORONG MINAT MASYARAKAT UNTUK KEMBALI
BERKUNJUNG KE MALL.
etua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Soal
Jakarta, Mualim Wijoyo mengatakan era menuju endemi ini isu resesi ekonomi global, Mualim optimis tidak menjadi penghambat
sangat disambut baik. Apalagi sejak akhir tahun lalu, toko-toko kebangkitan bisnis pusat perbelanjaan.
K yang sudah buka dan beroperasi mencapai 80% dan tingkat “Sekarang ekonomi masyarakat Indonesia sudah lebih kuat setelah
kunjungan sudah melebihi 90%. keluar dari pandemi. Resesi kalau pun terjadi, saya percaya Indonesia
“Didukung beragam event seperti Imlek dan nanti ada Ramadan hampir tidak akan terasa dampaknya,” tegasnya.
dan Lebaran, kami sangat yakin dalam beberapa bulan ke depan tingkat Untuk persaingan e-commerce juga bukan masalah, karena online
pengunjung semakin baik. Bahkan bisa mencapai 100% seperti pra- bisa jalan terus dan offline tetap ramai pengunjung. Yang terpenting,
pandemi karena orang-orang mulai mencari tempat hiburan, rekreasi, kata Mualim, pengusaha yakin ekonomi akan terus bergerak normal dan
dan kulineran bersama keluarga dan sahabat. Saat ini banyak restoran positif.
yang sudah buka kembali,” ujarnya kepada Majalah RealEstat Indonesia, Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengelola
baru-baru ini. Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Kondisi usaha
Mualim yang juga Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia pusat perbelanjaan telah berangsur membaik secara bertahap dan
(REI) itu menambahkan meski pandemi saat ini masih dianggap ada, diharapkan lebih cepat pulih karena pemerintah sudah menghentikan
tetapi pihaknya melihat masyarakat sudah memiliki kesadaran tinggi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh
untuk menjaga protokol kesehatan. Oleh karena itu, tahun ini pusat Indonesia.
perbelanjaan baik trade mall maupun least mall akan tumbuh signifikan “Ditargetkan kondisi usaha pusat perbelanjaan pada tahun 2023
baik secara jumlah pengunjung maupun penjualan. ini dapat pulih normal paling tidak seperti sebelum pandemi,” ujar
“Untuk trade mall saat ini sudah meningkat 60%-70%, namun untuk Alphonzus.
yang least mall sekelas Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Senayan City Optimisme ini juga terjadi pada ekspansi di subsektor usaha pusat
dan lain-lain itu sudah menuju normal,” rinci Mualim. perbelanjaan. Contohnya, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) telah mengakui-
Dia menegaskan, pengelola pusat perbelanjaan tidak khawatir tahun sisi kepemilikan Hartono Mall Yogyakarta dan Solo.
ini akan ada lonjakan pandemi lagi, selama masyarakat berkomitmen
28 | Edisi 194, F ebruari 2023 | Real Estat Indonesia
28 | Edisi 194, Februari 2023 | RealEstat Indonesia

