Page 10 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 10
TOPIK UTAMA
BERHARAP KONSISTENSI DAN
KEBERLANJUTAN INSENTIF PPNDTP
PERSATUAN PERUSAHAAN REALESTAT INDONESIA (REI) MENYAMBUT GEMBIRA KEBIJAKAN INSENTIF PPNDTP DAN TENGAH
MENUNGGU KELUARNYA ATURAN RESMI DALAM BENTUK PERATURAN MENTERI KEUANGAN (PMK).
etua Umum DPP REI, Joko Suranto merespons kebijakan sektor properti yang tentunya akan berdampak terhadap perekono-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali memberi- mian nasional.
kan insentif untuk konsumen yang melakukan pembelian “Justru jika bisa bebas PPN untuk rumah di atas MBR sampai
K rumah baru berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Rp500 juta. Pemerintah mungkin tidak mendapat potensi penda-
Pemerintah (PPNDTP). patan dari PPN, tetapi pemerintah bisa mendapatkan dampak eko-
Menurutnya, perpanjangan kembali insentif PPNDTP sudah nominya dalam jangka waktu yang juga tidak lama,” jelas CEO Buana
diperjuangkan DPP REI sejak tahun lalu atau jelang berakhirnya Kassiti Group itu.
PPNDTP pada September 2022 lalu. REI telah berkirim surat kepada Terkait bantuan biaya administrasi untuk pembelian rumah MBR
Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan dan pejabat bersubsidi, ditegaskannya, kebijakan tersebut dapat meningkat
terkait lainnya. keterjangkauan masyarakat dan memperluas akses pasar, sehingga
“Alhamdulillah, harapan itu akhirnya mendapat respons dari menumbuhkan permintaan terhadap rumah MBR minimal 300 ribu
pemerintah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden unit lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Joko Widodo, Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dan Menteri PUPR Menurut Joko Suranto, pemberian insentif termasuk pembebas-
Bapak Basuki Hadimuljono yang memberikan perhatian besar ke- an PPN ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh ma-
pada sektor properti khususnya perumahan,” ujarnya. syarakat. Dia menilai, saat ini adalah momentum yang tepat bagi
Menurut Joko Suranto, saat Musyawarah Nasional (Munas) REI konsumen untuk membeli properti (it’s time to buy) karena banyak
pada Agustus 2023 lalu pihaknya sudah menyampaikan langsung insentif yang bisa dinikmati dan harga jual belum naik. Untuk
kepada Presiden Jokowi bahwa sektor properti belum sepenuhnya rumah subsidi, harga dipastikan akan naik di 2024. Sementara bagi
pulih seperti industri-industri lainnya. Di saat terjadi krisis, sektor pengembang, saat ini adalah saat untuk menggiatkan pembangu-
properti biasanya paling awal terdampak tetapi paling terakhir pulih. nan baik rumah subsidi maupun komersial.
Oleh karena itu, sektor ini masih butuh intervensi pemerintah untuk “Rumah yang paling laku diken-
dapat pulih seperti kondisi sebelum pandemi Covid-19. cangkan saja pembangunannya.
Dia berharap, insentif PPNDTP dapat terus diberikan secara Ayo kita manfaatkan stimulus yang
konsisten dan berkelanjutan. Begitu pula dengan bantuan biaya diberikan pemerintah ini untuk mema-
administrasi untuk pembelian rumah bagi masyarakat berpengha- cu kontribusi sektor properti terhadap
silan rendah (MBR) dan pembebasan PPN untuk rumah MBR sampai perekonomian nasional sesuai semangat
dengan harga Rp350 juta. Hal itu untuk mendorong pertumbuhan Propertinomics,” tegasnya.
10 | Edisi 203, No vember 2023 | Real Estat Indonesia
10 | Edisi 203, November 2023 | RealEstat Indonesia

