Page 11 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 11

TOPIK UTAMA


                 Wakil Ketua Umum DPP Realestat In-
              donesia (REI) bidang Kebijakan Perpajakan,
              Budi Hermawan mengatakan untuk menda-
              patkan penjelasan terkait insentif PPNDTP
              terbaru ini, asosiasi masih menunggu terbit-
              nya PMK. Begitu pun, insentif ini sudah ber-
              laku efektif mulai November 2023 sesuai
              pemberitaan di media massa.
                 “Detailnya harus tunggu peraturan
              dari pemerintah. Kabarnya PMK dalam
              proses harmonisasi,  tetapi  kemungkinan
              kami perkirakan akhir November atau awal
              Desember sudah keluar (PMK-nya),” ung-
                                                                                             BUDI HERMAWAN
              kapnya.                                   IGNESJZ KEMALAWARTA              WAKIL KETUA UMUM DPP REI
                                                        KEPALA BADAN KAJIAN
                 Menurut Budi, berdasarkan informasi       STRATEGIS DPP REI
              yang diperoleh termasuk dari pemberitaan
              media massa ada tiga kelompok masyarakat
              atau konsumen properti yang menikmati   lain,” kata Ignesjz dikutip dari CNBC.  krak transaksi properti dan menggairahkan
              insentif pajak dari pemerintah di akhir ta-  Direktur Sales dan Marketing Harvest   industri turunannya.
              hun ini.  Pertama,  kelompok menengah   City, Hyronimus  Yohanes mengatakan   “Properti merupakan lokomotif pereko-
              yang akan memperoleh insentif PPNDTP   langkah pemerintah memberikan insentif   nomian yang kalau bergerak, maka sekitar
              untuk pembelian rumah sampai harga Rp2   PPNDTP sangat tepat karena adanya anca-  150 industri dan jasa turunannya turut
              miliar dan rumah harga sampai dengan Rp5   man resesi ekonomi pada tahun depan   bergerak. Sebaliknya kalau sektor properti
              miliar dengan pola yang sama tetapi sisanya   akibat perang di Ukraina dan Jalur Gaza. Me-  kurang bergairah, maka industri terkait juga
              membayar PPN full sebesar 11%.     nurutnya, pemerintah kemungkinan mem-  akan berhenti,” kata Hyronimus.
                 Kedua, kelompok MBR yang akan mem-  prediksi pada 2024 perekonomian nasional   Harvest City berencana memanfaatkan
              peroleh subsidi bantuan biaya administrasi   akan terasa lebih berat.   insentif  PPNDTP  dengan  menawarkan
              sebesar Rp4 juta per unit, serta pembebasan   “Pemicunya tidak hanya faktor perang,   promo maksimal yang menguntungkan
              PPN untuk rumah MBR sampai dengan   tetapi ada potensi  kenaikan  BBM,  suku   konsumen. Pasalnya, di tahun 2021 dan
              harga Rp350 juta per unit. Menurut Budi,   bunga bank, kurs dollar Amerika terhadap   2022 pemberlakuan PPNDTP memberikan
              insentif bebas PPN untuk harga rumah sam-  rupiah, serta tahun politik,” kata Hyronimus   dampak positif yang signifikan terhadap
              pai Rp350 juta ini juga merupakan usulan   lewat keterangannya.        penjualan properti di Harvest City yang tum-
              yang diperjuangkan DPP REI kepada peme-  Ditambahkan, keputusan pemberlaku-  buh antara 20%-25%.
              rintah. Ketiga, kelompok di bawah rumah   an kembali PPNDTP diyakini dapat me-  “Kami bersyukur punya rumah  ready
              subsidi (masyarakat berpenghasilan miskin)   macu pertumbuhan ekonomi, karena dua   stock dan dapat momentum bagus dengan
              yang akan mendapatkan bantuan untuk   tahun terakhir pemerintah juga mengambil   adanya kebijakan ini,” pungkasnya. (Rinaldi)
              pembangunan Rp20 juta per unit.    langkah yang sama dan berhasil mendong-
                 “Untuk rumah MBR sampai harga Rp350
              juta kemungkinan bebas PPN seperti rumah
              bersubsidi, tetapi kreditnya non-subsidi. Jadi
              tidak tergantung kepada ketersediaan kuota
              FLPP,” ungkap Budi Hermawan.

              Saatnya Membeli
                 Kepala Badan Kajian Strategis DPP REI
              Ignesjz Kemalawarta menyebutkan sem-
              bari menunggu PMK sebagai aturan resmi-
              nya, pengembang kini tengah bersiap
              diantaranya dengan memenuhi beragam
              administrasi yang ditetapkan.
                 “Pengembang tentu harus menyesuai-
              kan dengan kewajiban yang diatur peme-
              rintah seperti masuk sistem pendataan
              Sikumbang, mengikuti aturan yang dibuat
              terkait NIK (Nomor Induk Kependudukan),
              penyelesaian bangunan (BAST) dan lain-                                                    FOTO-FOTO: ISTIMEWA

                                                                                      RealEstat Indonesia  |  Edisi 203, November 2023   |   11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16