Page 38 - Majalah REI Edisi November 2023
P. 38
IKN
MENGINTIP PELUANG BISNIS
PROPERTI DI IKN
PEMBANGUNAN IBU KOTA NEGARA (IKN) NUSANTARA DI KALIMANTAN Tidak hanya membuka peluang bagi pengembang perumahan,
TIMUR MEMBUKA BANYAK PELUANG BISNIS YANG BESAR TERMASUK menurut Torushon, IKN juga memiliki potensi bagi pengembangan
BAGI PENGEMBANG PROPERTI. TAK HERAN JIKA SEJUMLAH PERUSAHAAN perkantoran. Dia memperkirakan pada tahun 2045 kebutuhan
ruang perkantoran untuk pemerintah di IKN akan mencapai Rp3 juta
PROPERTI KINI SUDAH MENYATAKAN KESIAPAN UNTUK MEMBANGUN meter persegi. Jumlah itu belum termasuk kebutuhan ruang kantor
PROYEK PROPERTI TERMASUK PERUMAHAN DI IKN DAN SEKITARNYA. dari perusahaan BUMN dan swasta lainnya.
“Permintaan mungkin bisa mencapai 5 juta meter persegi
nalis Properti, Torushon Simanungkalit mengungkapkan nantinya,” kata Torushon.
kebutuhan rumah baru di IKN pada 2024 diproyeksikan Peluang besar juga akan terjadi untuk pusat perbelanjaan
akan mencapai 83.750 unit. Kebutuhan itu merujuk modern, karena hingga tahun 2045 IKN diperkirakan butuh sebanyak
Ajumlah penduduk di IKN yang pada tahun 2024 diprediksi 19 mall atau pusat belanja. Begitu pula kebutuhan hotel cukup besar,
mencapai 488.409 orang. Sedangkan pada 2025, penduduk IKN mengingat sebagai pusat pemerintahan negara di IKN pasti akan
diestimasi mencapai 2 juta orang. banyak kegiatan bisnis, rapat pemerintah, kunjungan dan lain-lain.
“Artinya ini menjadi suatu prospek bagi pengembangan industri Untuk hotel, dia memperkirakan butuh sekitar 68 hotel secara
properti dan perumahan di IKN,” ujarnya pada Seminar Nasional bertahap hingga 2045 sesuai perkiraan perpindahan ASN dan
bertajuk “Peluang Bisnis Properti di Nusantara, Ibu Kota Negara masyarakat.
Berstandar Dunia” yang diadakan oleh Majalah Property&Bank di Dengan peluang bisnis yang besar tersebut, Kementerian Pe-
Ciputra Artpreneur, Ciputra World, Jakarta, Jumat (3/11). kerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak lebih
Dia memperkirakan, pada tahun 2045 ada potensi pembangunan banyak lagi pelaku bisnis properti untuk berinvestasi di IKN Nusant-
perumahan rumah baru sebanyak 400 ribu hingga 500 ribu unit di ara untuk membangun berbagai fasilitas penunjang kota terutama
IKN Nusantara. Ini berarti, dalam tempo sekitar 20 tahun ke depan perumahan, karena pemerintah telah merespon dengan cepat mela-
rata-rata permintaan rumah di IKN mencapai 21 ribu unit per tahun lui berbagai kebijakan untuk memperkuat pembangunan peruma-
dengan kapitalisasi properti bisa mencapai sebesar Rp12 triliun per han dan properti di IKN.
tahun.
38 | Edisi 203, No vember 2023 | Real Estat Indonesia
38 | Edisi 203, November 2023 | RealEstat Indonesia

